Apply Visa Jepang dan China Bersamaan: Bagaimana Mengatur Waktu Pengajuannya?

Kalau kamu berencana pergi ke Jepang dan China dalam tahun yang sama, kamu mungkin bertanya apakah kedua visa bisa diajukan dalam waktu yang sama atau perlu diberi jeda. Jawabannya tidak bisa diajukan dalam waktu bersamaan, karena aplikasi tersebut memerlukan paspor fisik.

Ada satu pengecualian yang perlu kamu tahu. Kalau kamu pemegang e-paspor dan hanya tinggal di Jepang maksimal 15 hari, kamu mungkin bisa memakai Visa Waiver lewat JAVES. Pendaftarannya dilakukan online, tanpa menyerahkan paspor fisik.

Artikel ini membahas cara mengatur waktu pengajuan kedua visa, dan kapan JAVES bisa membuat prosesnya lebih mudah.

Kenapa visa Jepang dan China tidak bisa diajukan bersamaan?

  • Untuk visa reguler, Jepang dan China sama-sama meminta paspor asli diserahkan selama proses visa berlangsung. Karena itu, waktu pengajuan perlu diatur berdasarkan kapan paspor harus diserahkan dan kapan paspor kembali ke tanganmu.

  • Menurut halaman visa SPUN, proses visa turis single entry Jepang dan China masing-masing memakan waktu sekitar 8-10 hari kerja.

  • Visa turis single-entry Jepang dan China umumnya berlaku tiga bulan sejak diterbitkan. Kalau diajukan terlalu awal, visa bisa sudah tidak berlaku sebelum perjalanan dimulai.

  • Untuk Jepang dan China, paspor harus masih berlaku minimal enam bulan sejak tanggal keberangkatan dan memiliki minimal dua halaman kosong.

  • Kalau ada dokumen yang kurang, prosesnya bisa tertunda dan paspormu tertahan lebih lama. Pengecekan dokumen sebelum diajukan dapat membantu mencegah hal ini, sehingga jadwal visa kedua tidak ikut mundur.

Tidak ada aturan dari kedua negara yang melarang kamu memegang visa Jepang dan visa China yang masih berlaku sekaligus. Yang perlu diatur hanya urutan pengajuannya, karena paspor fisik tidak bisa diserahkan ke dua tempat dalam waktu yang sama.

Apakah semua perjalanan ke Jepang perlu visa reguler?

Tidak selalu. WNI pemegang e-paspor yang berkunjung ke Jepang untuk tinggal maksimal 15 hari dapat memakai Visa Waiver dengan mendaftar lebih dulu melalui JAVES (Japan Visa Exemption System).

Pendaftaran JAVES dilakukan online, jadi kamu tidak perlu menyerahkan paspor fisik ke visa center untuk proses pendaftarannya. Setelah pendaftaran berhasil, kamu juga tidak perlu datang ke Kedutaan Jepang atau Japan Visa Application Center (JVAC).

Perlu diperhatikan, JAVES adalah pendaftaran Visa Waiver. Prosesnya berbeda dengan pengajuan visa Jepang reguler, sehingga JAVES tidak termasuk pengajuan visa Jepang secara online

Aspek Visa Jepang reguler Visa Waiver (JAVES)
Siapa yang bisa apply WNI pemegang paspor reguler WNI pemegang e-paspor
Cara pengajuan Melalui visa center, paspor asli diserahkan Pendaftaran online melalui web JAVES
Paspor fisik diserahkan Ya Tidak
Lama tinggal Sesuai keputusan kedutaan* Maksimal 15 hari per kunjungan
Masa berlaku Umumnya 3 bulan sejak diterbitkan (bisa single-entry)* 3 tahun atau sampai masa berlaku paspor habis

*Masa berlaku visa dan periode tinggal dapat berbeda tergantung persetujuan kedutaan.

Artinya, kalau perjalanan ke Jepangmu memenuhi syarat JAVES, paspor fisikmu hanya perlu diserahkan untuk visa China. Pengaturan waktunya pun jadi lebih mudah.

Karena itu, sebaiknya pastikan data paspor yang kamu daftarkan di JAVES sama dengan paspor yang kamu bawa saat berangkat. Simpan bukti pendaftaran di perangkatmu sendiri, karena cetakan dan screenshot tidak diterima.

Baca juga: Apa Itu Japan Visa Waiver (JAVES)?

Visa mana yang sebaiknya diajukan lebih dulu?

Ajukan lebih dulu visa untuk perjalanan yang berangkat lebih awal. Setelah paspor kembali dengan visa pertama, kamu bisa mengajukan visa kedua.

  • Pastikan kedua tanggal perjalanan sudah pasti sebelum mengajukan. Kalau perjalanan ke Jepang tinggal beberapa minggu lagi dan visanya belum diproses, sebaiknya ajukan visa Jepang lebih dulu.

  • Perhatikan masa berlaku visa. Kalau diajukan terlalu jauh dari tanggal perjalanan, visa bisa habis masa berlakunya sebelum kamu berangkat. Untuk visa Jepang, pengajuan bisa dilakukan paling cepat tiga bulan sebelum keberangkatan.

  • Beri waktu tambahan setelah perkiraan proses selesai. Tambahkan beberapa hari sebelum mengajukan visa kedua, untuk berjaga-jaga kalau ada keterlambatan atau permintaan dokumen tambahan.

  • Jangan mengajukan dua visa reguler di waktu yang sama. Paspor fisik hanya bisa diserahkan untuk satu proses visa dalam satu waktu.

Bagaimana proses visa Jepang reguler?

Menurut halaman visa Jepang SPUN, proses visa turis single entry Jepang memakan waktu sekitar 8-10 hari kerja. Masukkan waktu ini saat kamu menghitung mundur dari tanggal keberangkatan. Tahapan pengajuannya biasanya seperti ini:

  • Siapkan dokumen sesuai persyaratan visa Jepang.

  • Serahkan paspor asli, formulir aplikasi, foto, dan dokumen pendukung seperti itinerary, bukti keuangan, dan bukti akomodasi.

  • Paspor ditahan selama proses visa berlangsung.

  • Setelah visa terbit, paspor dengan stiker visa bisa diambil atau dikirim lewat kurir.

Untuk visa bisnis Jepang, biasanya ada dokumen tambahan, seperti surat undangan dari perusahaan di Jepang dan surat keterangan dari perusahaan tempatmu bekerja di Indonesia. Daftar dokumen lengkapnya bisa kamu cek di halaman visa Jepang SPUN.

Apa penyebab visa Jepang ditolak yang paling umum?

Beberapa penyebab penolakan visa Jepang sebenarnya bisa dihindari sejak awal:

  • Masa berlaku paspor kurang dari enam bulan sejak tanggal keberangkatan.

  • Dokumen keuangan yang tidak sesuai dengan lama perjalanan, atau tidak bisa dicek kebenarannya.

  • Surat undangan atau dokumen sponsor yang kurang untuk kunjungan bisnis atau kunjungan keluarga.

  • Itinerary yang tidak sesuai dengan jenis visa yang diajukan.

Karena itu, sebaiknya dokumen dicek lebih dulu sebelum diajukan. Kalau aplikasi ditolak dan kamu perlu mengajukan ulang, paspormu akan tertahan lagi dan jadwal visa China ikut mundur. Keputusan akhir tetap berada di tangan kedutaan.

Bagaimana proses visa China?

Menurut halaman visa China SPUN, proses visa turis single-entry China juga memakan waktu sekitar 8-10 hari kerja, dan paspor asli perlu diserahkan selama proses berlangsung.

Untuk visa bisnis China, biasanya diperlukan surat undangan dari perusahaan atau pihak di China. Dokumen tambahan yang diminta bisa berbeda, tergantung tujuan perjalananmu.

Aspek Jepang (visa reguler) China
Waktu proses (menurut halaman visa SPUN) Sekitar 8-10 hari kerja Sekitar 8-10 hari kerja
Syarat paspor Berlaku minimal 6 bulan sejak tanggal keberangkatan, minimal 2 halaman kosong Berlaku minimal 6 bulan sejak tanggal keberangkatan, minimal 2 halaman kosong
Paspor asli diserahkan Ya Ya
Masa berlaku visa setelah terbit Umumnya 3 bulan (turis single-entry)* Umumnya 3 bulan (turis single-entry)*

*Masa berlaku visa dan periode tinggal dapat berbeda tergantung persetujuan kedutaan.

Gunakan tabel ini untuk menghitung waktu yang kamu butuhkan sebelum masing-masing keberangkatan. Lalu, ajukan lebih dulu visa untuk perjalanan yang berangkat lebih awal.

Bagaimana menyusun jadwal pengajuan untuk kedua perjalanan?

Mulai dari dua tanggal keberangkatan, lalu hitung mundur. Dari situ, kamu bisa melihat berapa lama jeda yang dibutuhkan di antara kedua pengajuan.

  1. Catat kedua tanggal perjalanan dan tentukan mana yang lebih dulu.

  2. Cek apakah perjalanan ke Jepangmu memenuhi syarat JAVES. Kalau ya, kamu hanya perlu mengatur waktu untuk visa China.

  3. Pastikan paspor masih berlaku minimal enam bulan sejak tanggal keberangkatan dan memiliki minimal dua halaman kosong.

  4. Ajukan visa untuk perjalanan yang berangkat lebih dulu, dengan waktu tambahan di luar perkiraan proses visa.

  5. Setelah paspor kembali dengan visa pertama, ajukan visa untuk negara kedua.

  6. Jangan mengajukan visa kedua terlalu awal, supaya masa berlakunya tidak habis sebelum perjalanan dimulai.

Bagaimana cara mengajukan visa Jepang dan China lewat SPUN?

Lewat SPUN, kedua aplikasi bisa dipantau dari satu akun, dan dokumenmu dicek dulu sebelum diajukan ke kedutaan. Kalau kamu belum yakin visa atau dokumen apa yang dibutuhkan, termasuk apakah perjalananmu bisa memakai JAVES, kamu bisa mulai dari konsultasi awal.

  1. Buat akun SPUN atau login ke akunmu.

  2. Buka halaman visa SPUN yang sesuai: visa turis single entry Jepang, Japan Visa Waiver (JAVES), atau visa turis single entry China.

  3. Bayar online lewat metode pembayaran yang tersedia di SPUN.

  4. Unggah dokumenmu supaya tim SPUN bisa mengeceknya sesuai persyaratan visa sebelum diajukan.

  5. Tunggu proses visa selesai, sambil memantau statusnya lewat akunmu.

  6. Untuk visa reguler, ambil paspormu setelah visa terbit atau atur pengiriman lewat kurir. Untuk JAVES, simpan bukti pendaftaranmu di perangkatmu sendiri untuk ditunjukkan saat keberangkatan.

Apa yang tetap menjadi tanggung jawab pemohon?

Menggunakan jasa visa tidak mengubah tanggung jawabmu sebagai pemohon. Kamu tetap bertanggung jawab memastikan masa berlaku visa dan lama tinggal sesuai aturan, termasuk menghindari overstay. Keputusan akhir atas aplikasi visa tetap berada di tangan kedutaan atau konsulat.

Kesalahan umum saat mengatur jadwal dua aplikasi visa

  • Mengajukan visa kedua sebelum paspor kembali dari proses visa pertama. Akibatnya, kamu tidak punya paspor fisik untuk diserahkan.

  • Mengajukan terlalu awal, sehingga visa sudah tidak berlaku sebelum keberangkatan. Cek tanggal keberangkatan sebelum menentukan waktu pengajuan.

  • Tidak mengecek masa berlaku paspor dan jumlah halaman kosong sejak awal. Pastikan paspor berlaku minimal enam bulan sejak tanggal keberangkatan dan memiliki minimal dua halaman kosong.

  • Tidak mengecek apakah perjalanan ke Jepang bisa memakai JAVES. Kalau memenuhi syarat, kamu tidak perlu menyerahkan paspor untuk pendaftaran Visa Waiver.

  • Baru mengetahui ada dokumen yang kurang, misalnya surat undangan, setelah aplikasi diproses. Pengecekan dokumen sebelum diajukan dapat membantu mencegah hal ini.

FAQ

Bisakah memegang visa Jepang dan visa China yang masih berlaku sekaligus?

Bisa. Tidak ada aturan dari kedua negara yang melarangnya. Yang perlu diatur hanya waktu pengajuan, karena untuk visa reguler paspor asli perlu diserahkan selama proses.

Visa mana yang diajukan lebih dulu kalau tanggal perjalanannya berdekatan?

Ajukan lebih dulu visa untuk perjalanan yang berangkat lebih awal. Visa kedua bisa diajukan setelah paspor kembali ke tanganmu.

Apakah WNI bisa ke Jepang tanpa visa reguler?

WNI pemegang e-paspor yang tinggal di Jepang maksimal 15 hari dapat memakai Visa Waiver dengan mendaftar melalui JAVES. Pendaftarannya online dan tidak perlu menyerahkan paspor fisik.

Berapa lama proses visa Jepang?

Menurut halaman visa SPUN, proses visa turis single-entry Jepang memakan waktu sekitar 8-10 hari kerja.

Berapa lama proses visa China?

Menurut halaman visa SPUN, proses visa turis single-entry China memakan waktu sekitar 8-10 hari kerja.

Apa syarat paspor untuk visa Jepang dan China?

Paspor harus masih berlaku minimal enam bulan sejak tanggal keberangkatan dan memiliki minimal dua halaman kosong.

Bisakah mengajukan kedua visa lewat platform yang sama?

Bisa. Lewat akun SPUN, kamu bisa mengajukan visa, mengunggah dokumen, dan memantau status visa Jepang dan China dari satu tempat.

Atur jadwal pengajuan visa Jepang dan China bersama SPUN

Kalau kamu berencana ke Jepang dan China tahun ini, mulai dari tanggal keberangkatan. Cek apakah perjalanan ke Jepangmu bisa memakai JAVES, lalu atur waktu pengajuan visa berdasarkan kapan paspor perlu diserahkan.

Kamu bisa mulai dari konsultasi awal lewat SPUN, lalu ajukan visa pertamamu dan pantau statusnya lewat akunmu.

Kamu mungkin juga butuh:

Tentang SPUN

SPUN adalah platform visa online yang membantu proses aplikasi visa untuk berbagai destinasi dan tujuan perjalanan. Layanannya mencakup konsultasi awal, pengecekan dokumen, bantuan pengisian dan pengajuan aplikasi, bantuan appointment, serta pemantauan status aplikasi dari satu akun.

Referensi

  1. Visa Waiver bagi Pemegang e-Paspor Indonesia (JAVES) - Kedutaan Besar Jepang di Indonesia

  2. Informasi Visa - Kedutaan Besar Jepang di Indonesia

  3. Visa Services - Chinese Visa Application Service Center, Jakarta

Next
Next

Cara Memilih Jasa Visa Terpercaya di Indonesia: Hal yang Harus Dicek sebelum Mengajukan Visa di Agen