Itinerary Beijing & Shanghai 7 Hari: Liburan Lengkap dari Sejarah Kekaisaran hingga Kota Futuristik
Sedang merencanakan liburan ke China namun masih bingung menyusun rute yang efisien tapi tetap berkesan? Itinerary Beijing & Shanghai 7 hari ini dirancang buat kamu yang ingin merasakan dua sisi China dalam satu perjalanan: Beijing dengan warisan kekaisaran hingga budaya klasiknya, serta Shanghai yang modern, dinamis, dan futuristik.
Lewat panduan ini, kamu akan mendapatkan itinerary Beijing sekaligus itinerary Shanghai yang detail per hari, lengkap dengan rekomendasi transportasi, area menginap, serta tips agar waktu kamu benar-benar maksimal. Cocok untuk first-timer ke China maupun traveler yang ingin rute paling “worth it”.
Baca juga: Panduan Transportasi Publik Beijing Subway & Tips Travel untuk Turis di Beijing.
Itinerary Beijing & Shanghai 7 Hari
Sumber gambar: Wikimedia
Hari 1: Tiba di Beijing - Adaptasi, Kuliner & Ikon Kota
Hari pertama di Beijing sebaiknya tidak terlalu ambisius, tapi tetap produktif. Fokusnya adalah adaptasi waktu, mengenal ritme kota, serta menikmati landmark lokal tanpa kelelahan.
08.00 - 12.00 | Tiba di Beijing Capital International Airport
Setelah mendarat, kamu akan melalui proses imigrasi, pengambilan bagasi, dan pemeriksaan keamanan tambahan. Rata-rata proses ini memakan waktu 1-1,5 jam.
Menuju pusat kota, opsi paling efisien adalah Airport Express (±30 menit) yang terhubung langsung ke jaringan subway Beijing. Taksi resmi bandara juga tersedia, cocok jika membawa koper besar.
12.30 - 13.30 | Transfer ke Hotel & Check-in
Jika kamar belum tersedia, kamu bisa menitipkan bagasi terlebih dahulu. Area terbaik untuk itinerary Beijing hari pertama:
Wangfujing: pusat kota, banyak restoran, minimarket, dan akses transportasi
Dongcheng: dekat Forbidden City dan atraksi utama hari kedua
13.30 - 14.30 | Makan Siang & Istirahat Singkat
Pilih makan siang ringan di sekitar hotel. Gunakan waktu ini untuk mandi, ganti pakaian, serta menyesuaikan diri dengan perbedaan waktu.
15.00 - 16.30 | Beihai Park (Opsional tapi Direkomendasikan)
Jika energi masih cukup, kunjungi Beihai Park, taman kekaisaran dengan danau luas dan pagoda putih ikonik. Lokasinya tidak jauh dari Forbidden City sehingga cocok untuk jalan santai tanpa tekanan jadwal.
17.00 - 18.30 | Wangfujing Street
Masuk ke suasana Beijing modern. Kamu bisa:
Berburu street food halal-friendly
Masuk ke Wangfujing Snack Street
Belanja suvenir ringan atau kebutuhan travel
19.00 - 20.30 | Makan Malam
Coba restoran lokal atau Chinese Muslim food (Qingzhen cuisine) di sekitar Dongcheng.
21.00 | Kembali ke Hotel & Istirahat
Tidur lebih awal agar tubuh siap untuk eksplor intensif keesokan harinya.
Sumber gambar: Wikimedia
Hari 2: Tiananmen Square, Forbidden City & Budaya Kekaisaran
Hari kedua adalah inti dari itinerary Beijing. Rute akan lebih padat jadi pastikan kamu mendapatkan istirahat cukup sebelumnya.
07.30 - 08.30 | Sarapan & Persiapan
Berangkat pagi sangat disarankan karena area Tiananmen memiliki pemeriksaan keamanan ketat.
08.30 - 10.00 | Tiananmen Square
Kunjungi lapangan publik terbesar di dunia nan menakjubkan. Jangan lupa, sebelumnya kamu wajib reservasi slot kunjungan terlebih dahulu melalui WeChat Mini Program Tiananmen Square (gratis). Karena itu, pastikan kamu sudah mengunduh aplikasi WeChat sejak dari Indonesia.
Dari area luar lapangan ini, kamu bisa menyaksikan:
Gerbang Tiananmen
Monumen Pahlawan Rakyat
Gedung Parlemen China (eksterior)
10.00 - 13.00 | Forbidden City (Palace Museum)
Jika masuk dari Tiananmen Square, alur itinerary selanjutnya kamu bisa langsung menuju Gerbang Meridian atau Wumen Gate sebagai pintu utama.
Tiket wajib dibeli terlebih dahulu, baik melalui website resmi Palace Museum atau via platform online seperti Klook karena pembelian on-site umumnya tidak tersedia dan kuota harian terbatas. Fokuskan eksplorasi di area utama agar tidak cepat lelah mengingat kompleksnya sangat luas..
13.30 - 14.30 | Makan Siang di Area Dongcheng
Pilih restoran lokal sederhana atau Muslim restaurant di sekitar Qianmen.
15.00 - 17.30 | Temple of Heaven
Nikmati sisi spiritual Beijing. Selain bangunan utama, area taman di sekitarnya menarik untuk melihat warga lokal bermain catur, bernyanyi, atau tai chi.
Tiket bisa dibeli langsung di lokasi atau dipesan online melalui WeChat Official Account “Temple of Heaven Official Ticketing Platform” (wisatawan asing bisa menggunakan paspor). Harga tiket dibedakan antara Peak Season dan Off Season, dengan opsi Admission Ticket (area taman) atau Combined Ticket untuk masuk ke bangunan utama seperti Hall of Prayer for Good Harvests, Echo Wall, dan Circular Mound Altar.
Malam | Kuliner atau Istirahat Bebas
Jika masih bertenaga, kamu bisa eksplor Qianmen Street atau kembali ke hotel untuk istirahat total.
Sumber gambar: Wikimedia
Hari 3: Great Wall Mutianyu & Summer Palace
Hari ketiga adalah kombinasi petualangan dan relaksasi.
07.00 - 13.00 | Great Wall of China - Mutianyu Section
Berangkat pagi dengan tour atau transportasi privat. Untukmu yang tidak ingin ribet urusan transport dan tiket, kamu bisa langsung booking day-trip tour lewat platform seperti Klook atau Trip.com, yang umumnya sudah termasuk antar-jemput, tiket masuk, serta opsi cable car dan toboggan.
Setibanya di Mutianyu, kamu bisa:
Naik cable car ke atas
Jalan di tembok dengan pemandangan pegunungan
Turun menggunakan toboggan (opsional)
13.00 - 15.00 | Makan Siang & Menuju Summer Place
15.30 - 18.00 | Summer Palace
Jika kamu mengambil day-trip tour, umumnya itinerary sudah menggabungkan Great Wall (Mutianyu) dan Summer Palace dalam satu paket karena kedua lokasi yang memang jauh dari Beijing.
Di sini, kamu bisa menikmati santai sore di taman kekaisaran terbesar di Beijing. Jalan di tepi Kunming Lake serta Long Corridor jadi penutup hari yang ideal setelah aktivitas fisik di Great Wall.
Sumber gambar: Wikimedia
Hari 4: Hutong, Budaya Lokal & Kereta Cepat ke Shanghai
Hari transisi dari Beijing ke Shanghai, tapi tetap bisa diisi dengan pengalaman singkat.
08.00 - 09.00 | Sarapan & Check-out Hotel
09.00 - 11.30 | Jelajah Hutong Houhai
Naik rickshaw atau jalan kaki menyusuri gang tua Beijing. Kamu akan melihat rumah tradisional, kedai teh, hingga kehidupan lokal yang jarang tersentuh wisata massal.
12.00 - 13.00 | Makan Siang & Menuju Stasiun
14.00 - 19.00 | Beijing - Shanghai via High-Speed Train
Perjalanan nyaman dengan kecepatan tinggi. Ini bukan sekadar transportasi, tapi bagian dari pengalaman China modern.
Tiket bisa dibeli via Trip.com atau Klook, dan disarankan booking paling telat H-7 sebelum keberangkatan agar tidak kehabisan kursi, terutama di jam favorit yakni siang-sore.
Malam | Check-in Hotel Shanghai
Area ideal: People’s Square atau Nanjing Road untuk efisiensi itinerary Shanghai.
Sumber gambar: Pixabay
Hari 5: Ikon Modern Shanghai & Romantisme The Bund
Hari pertama itinerary Shanghai ini fokus ke wajah futuristik dari kota ini.
09.00 - 11.30 | Shanghai Tower atau Oriental Pearl Tower
Pilih salah satu untuk menikmati skyline dari ketinggian.
12.00 - 13.30 | Makan Siang Area Lujiazui
14.00 - 16.30 | Yu Garden & Old City
Masuk ke Shanghai versi klasik: taman tradisional, pasar suvenir, serta jajanan lokal.
18.00 - 20.00 | The Bund by Night
Jalan santai sambil melihat lampu kota menyala. Ini momen wajib dalam itinerary Shanghai 3 hari.
Sumber gambar: Shanghai Disneyland
Hari 6: Disneyland atau Wisata Sekitar Shanghai
Opsi 1 | Shanghai Disneyland (Full Day)
Berangkat pagi dan habiskan waktu seharian penuh. Cocok untuk traveler yang ingin hiburan maksimal.
Tiket bisa dibeli via Klook atau langsung di Shanghai Disney Resort (official website). Sangat direkomendasikan untuk beli tiket lebih awal saat peak season untuk memastikan ketersediaan tanggal.
Opsi 2 | Zhujiajiao Water Town
Alternatif santai: kota air klasik dengan kanal, jembatan batu, hingga rumah tradisional.
Sumber gambar: International Services Shanghai
Hari 7: Belanja & Persiapan Pulang
09.00 - 11.30 | Nanjing Road Shopping
Belanja oleh-oleh, fashion, ataupun produk lokal.
12.00 - 15.00 | Kembali ke Hotel, Ambil Bagasi & Menuju Bandara
Menuju Bandara Pudong atau Hongqiao sesuai jadwal penerbangan.
Tips Penting Itinerary Beijing & Shanghai
1. Gunakan Alipay atau WeChat Pay
Sebagian besar transaksi di Beijing dan Shanghai sudah cashless. Install dan hubungkan kartu debit/kredit sebelum berangkat agar pembayaran transportasi, restoran, hingga berbelanja jadi lancar.
Meski QRIS dikabarkan sudah mulai diluncurkan di China, penggunaannya masih terbatas, jadi demi aman sebaiknya tetap siapkan Alipay atau WeChat Pay sebagai metode utama.
2. Siapkan eSIM untuk koneksi internet sebelum masuk China
Aplikasi seperti Google, WhatsApp, dan Instagram diblokir di China. VPN sering kali tidak stabil atau sulit menembus Great Firewall, sehingga kurang bisa diandalkan. Solusi yang lebih praktis adalah membeli eSIM internasional sejak dari Indonesia (tersedia di platform seperti Trip.com atau Klook).
Dengan eSIM ini, kamu bisa langsung mengakses aplikasi-aplikasi tersebut tanpa perlu VPN. Disarankan menyiapkan minimal ±15 GB untuk perjalanan 7 hari, karena Wi-Fi publik di China umumnya juga tidak bisa membuka aplikasi-aplikasi tersebut dan koneksi utama akan bergantung pada data eSIM..
3. Pesan tiket atraksi & kereta cepat lebih awal
Tiket Forbidden City, Great Wall Mutianyu, dan kereta cepat Beijing–Shanghai sering habis, terutama musim liburan. Booking online dari jauh hari akan membuat itinerary kamu lebih rapi sekaligus bebas stres.
4. Manfaatkan subway dan QR transport
Subway Beijing dan Shanghai cepat, bersih, serta efisien. Kamu bisa bayar langsung pakai QR di Alipay tanpa beli kartu fisik.
5. Bawa paspor setiap hari
Hampir semua area wisata, museum, dan stasiun transportasi memiliki pemeriksaan keamanan, dan paspor asli sering menjadi “tiket utama”. Bahkan di beberapa tempat, kamu tidak perlu menunjukkan tiket fisik atau QR code, karena akses masuk cukup dengan scan paspor. Inilah alasan kenapa membawa paspor ke mana pun kamu pergi itu sangat penting, bukan hanya fotokopi.
Wujudkan Itinerary Beijing & Shanghai-mu dengan Persiapan Visa yang Tepat bersama SPUN
Itinerary Beijing & Shanghai 7 hari ini akan terasa jauh lebih nyaman kalau urusan visa sudah beres dari awal. Untuk kamu yang ingin proses praktis tanpa ribet, kamu bisa apply visa ke berbagai negara lewat platform digital SPUN.
Khusus untuk liburan ke China, SPUN menyediakan layanan: China Single Entry Tourist Visa hingga China Double Entry Tourist Visa untuk opsi sesuai kebutuhanmu. Semua proses dilakukan online, transparan, serta sangat cocok untuk traveler yang ingin fokus menyusun itinerary Beijing dan itinerary Shanghai tanpa stres administrasi.
Untuk memastikan pengajuan berjalan tepat sejak awal, pahami dulu pembagian panduan wilayah yurisdiksi Visa China melalui lewat platform SPUN sehingga tidak salah memilih kota pengajuan.
Sekarang, tinggal tentukan tanggal berangkatmu dan wujudkan petualangan China impianmu.