Panduan Apply E-Arrival Card ke Negara Asia Timur: Japan, China, Taiwan, & Korea

Buat kamu yang berencana traveling ke Asia Timur, salah satu hal penting yang wajib dipahami sebelum terbang adalah E-Arrival Card. Dokumen elektronik ini kini menjadi standar di banyak negara untuk mempercepat proses imigrasi, menggantikan formulir kedatangan manual. Dengan mengetahui cara mengisi dan mengurus E-Arrival Card untuk negara seperti Jepang, China, Taiwan, dan Korea Selatan, perjalananmu akan lebih nyaman dan bebas repot di bandara.

Baca juga: Mudah Mana? Perbandingan Visa Schengen vs Visa Asia untuk Traveler Indonesia

Apa Itu E-Arrival Card?

E-Arrival Card adalah formulir elektronik yang harus diisi sebelum kedatangan ke sebuah negara. Informasi yang diminta biasanya meliputi data pribadi, nomor paspor, jadwal penerbangan, dan tempat menginap. Tujuan utama sistem ini adalah mempercepat proses imigrasi, mengurangi antrian panjang, dan mempermudah monitoring wisatawan oleh pihak imigrasi.

Panduan Cara Apply E-Arrival Card Negara Asia Timur

1. Cara Apply E-Arrival Card Jepang

E-Arrival Card Jepang

Sumber gambar: Trip

Meskipun Jepang terkenal dengan visa waiver untuk beberapa negara dalam bentuk digital, wisatawan tetap diwajibkan mengisi Japan E-Arrival Card. E-Arrival Card Jepang dapat diisi mulai H-7 sebelum tanggal kedatangan ke Jepang agar data sudah tersimpan di sistem imigrasi saat kamu tiba.

Cara apply:

  1. Buka situs resmi E-Arrival Jepang melalui portal resmi Visit Japan Web.

  2. Kamu akan diminta login atau membuat akun jika belum memilikinya. Ikuti prosedur buat akun dan login dengan akunmu.

  3. Setelah berhasil login, kamu akan langsung diminta untuk mengisi data pribadi sesuai paspor, masukkan detail penerbangan, rute masuk Jepang, hingga alamat tempat menginap selama di Jepang.

  4. Upload dokumen tambahan jika diminta, misalnya foto paspor.

  5. Submit formulir dan proses disetujui, kamu akan menerima QR Code. Simpan QR Code untuk digunakan pada saat proses imigrasi setibanya di Jepang.

Jika kamu ingin lebih mudah mengurus semua dokumen terkait visa, termasuk Visa Waiver Jepang atau visa Jepang reguler, platform SPUN bisa jadi solusi terbaik untukmu.

2. Cara Apply China E-Arrival Card 

China E-Arrival Card

Sumber gambar: Trip

China menggunakan China Health Declaration & Arrival Card sebagai salah satu persyaratan bagi wisatawan asing saat memasuki negaranya. Arrival Card ini kini bisa diisi secara elektronik sebelum penerbangan. Arrival Card China dapat diajukan hingga H-3 sebelum keberangkatan, disarankan tidak terlalu mepet agar deklarasi kesehatan sudah tervalidasi.

Cara apply:

  1. Akses portal resmi China E-Arrival Card atau klik di sini.

  2. Pilih menu ‘Entry Declaration’, baca ketentuan dan persyaratan lalu klik ‘I Agree’.

  3. Selanjutnya kamu akan diminta mengunggah foto identitas resmi (paspor).

  4. Lanjutkan dengan isi detail data pribadi hingga perjalanan.

  5. Jika kamu datang bersama keluarga atau teman, data mereka juga akan diminta pada bagian akhir formulir.

  6. Klik ‘Submit’ setelah yakin semua data benar.

  7. QR Code akan kamu terima jika proses telah diverifikasi, gunakan QR Code ini untuk proses imigrasi saat tiba di China.

Selain e-arrival card, tentunya persyaratan wajib utama adalah memiliki visa. Lewat platform SPUN kamu bisa dengan mudah ajukan berbagai kebutuhan visa ke China, termasuk visa turis China single-entry hingga visa business China 5 tahun.

3. Cara Apply Taiwan E-Arrival Card (TWAC)

Taiwan E-Arrival Card (TWAC)

Sumber gambar: Trip

Jika kamu berencana ke Taiwan, kamu perlu mengisi Taiwan E-Arrival Card (TWAC). Dokumen ini harus diurus maksimal 3 hari sebelum kedatangan. TWAC mempermudah proses imigrasi karena petugas dapat langsung memindai paspor kamu, sehingga entry lebih cepat. 

Langkah-Langkah Apply TWAC

  1. Kunjungi Situs Resmi TWAC atau klik di sini

  2. Klik menu "Submit Arrival Card", baca ketentuan yang tertera lalu pilih "Start" untuk memulai pengisian formulir.

  3. Kamu akan diminta verifikasi Email lalu mengisi data pribadi  dan detail perjalanan.

  4. Review data yang telah diisi lalu Submit.

  5. Konfirmasi dan jika proses berhasil E-Arrival Card akan dikirimkan ke alamat email yang kamu daftarkan di awal.

Untuk bisa berkunjung ke Taiwan dengan mudah, pastikan juga kamu sudah memiliki Taiwan Travel Authorization Certificate / TAC yang bisa kamu ajukan dengan praktis melalui SPUN untuk memastikan perjalanan lancar.

4. Cara Apply Apply E-Arrival Card Korea Selatan

E-Arrival Card Korea Selatan -

Sumber gambar: TheSeoulGuide.com

Saat ini, semua WNI yang masuk ke Korea Selatan wajib mengisi E-Arrival Card Korea Selatan, terlepas dari jenis visa yang digunakan. E-Arrival Card ini berfungsi sebagai kartu kedatangan digital yang menggantikan formulir kertas di bandara.

Pengisian Korea E-Arrival Card dilakukan secara online sebelum keberangkatan mulai dari H-3 keberangkatan dan sangat disarankan untuk diselesaikan lebih awal agar proses imigrasi di Korea berjalan lebih cepat.

Cara Apply E-Arrival Card Korea Selatan

  1. Akses Website Resmi E-Arrival Card Korea atau klik di sini.

  2. Pilih menu ‘E-Arrival Card’ lalu setujui Kebijakan dan Ketentuan. Baca seluruh ketentuan penggunaan E-Arrival Card, lalu centang persetujuan untuk melanjutkan proses aplikasi. 

  3. Masukkan alamat email dan konfirmasi.

  4. Isi data pribadi sesuai paspor, lengkapi detail perjalanan dan informasi kontak

  5. Review kembali seluruh data yang sudah diisi dan submit formulir

  6. Setelah berhasil, simpan bukti pengisian E-Arrival Card dalam bentuk screenshot atau PDF. Biasanya petugas imigrasi akan memindai paspor, tetapi bukti ini tetap disarankan untuk disimpan sebagai antisipasi.

Jika kamu sering bepergian ke Korea, mengurus Visa Turis Korea Selatan Multiple-Entry bisa jadi opsi terbaik agar perjalanan lebih fleksibel. Apalagi, apply visa multiple-entry ini kini juga sudah jauh lebih mudah lewat SPUN.

Tips Penting Mengisi E-Arrival Card Asia Timur

1. Isi Data Secara Tepat

Pastikan semua informasi yang kamu masukkan sesuai dengan paspor, termasuk nama lengkap, nomor paspor, dan tanggal lahir. Kesalahan kecil seperti salah satu huruf nama bisa membuat permohonan E-Arrival Card ditolak atau memicu pemeriksaan tambahan di imigrasi. Selalu cek ulang sebelum men-submit formulir.

2. Gunakan Platform Resmi

Untuk menghindari risiko penipuan atau data yang tidak valid, selalu isi E-Arrival Card melalui situs resmi pemerintah atau platform terpercaya. 

3. Simpan Bukti Digital

Setelah selesai mengisi E-Arrival Card, simpan bukti digital dalam bentuk screenshot atau PDF. Bukti ini akan berguna saat petugas imigrasi memeriksa dokumen elektronikmu. Dengan persiapan ini, antrian di imigrasi bisa lebih cepat, dan kamu bisa menghindari stres di bandara.

4. Ajukan Tepat Waktu

Perhatikan batas waktu pengisian E-Arrival Card yang ditetapkan masing-masing negara, biasanya paling telat 72 jam (3 hari) sebelum keberangkatan. Mengajukan terlalu mepet bisa membuat aplikasi belum diproses saat kamu tiba, sementara mengajukan terlalu awal kadang sistem tidak menerima data jika ada perubahan jadwal penerbangan.

5. Perhatikan Persyaratan Tambahan

Selain formulir dasar, beberapa negara Asia Timur bisa meminta dokumen tambahan. Contohnya, bukti vaksinasi COVID-19 atau kartu asuransi perjalanan internasional. Menyiapkan semua dokumen ini sejak awal akan membuat proses imigrasi lebih lancar dan mengurangi risiko ditolak masuk atau ditunda pemeriksaannya.

Urus Dokumen Perjalanan Anti-Ribet lewat Platform SPUN

Mengurus E-Arrival Card untuk Jepang, China, Taiwan, hingga Korea Selatan kini lebih mudah dengan platform online. Dengan mempersiapkan dokumen sebelum terbang, antrean di bandara bisa dihindari dan perjalananmu lebih nyaman.

Jika kamu ingin mengurus semua dokumen perjalanan dan visa dengan cepat, praktis, dan aman, SPUN bisa jadi solusi terpercaya. Dari Visa Turis Korea Selatan ataupun visa Schengen hingga visa B1/B2 Amerika Serikat, semua bisa diurus lewat SPUN tanpa repot, sehingga kamu bisa fokus menikmati perjalanan.

Next
Next

5 Destinasi Wisata Paling Banyak Dicari di SPUN Tahun 2025