Panduan Lengkap Cara Mengisi Form DS-160 untuk Visa Amerika Serikat

Bagi banyak WNI yang ingin liburan, kuliah, mengikuti konferensi, atau melakukan perjalanan bisnis ke Amerika Serikat, salah satu tahap paling penting saat pengajuan visa adalah mengisi form DS-160.

Meski terlihat seperti formulir online biasa, kesalahan saat mengisi form DS-160 bisa menyebabkan proses visa menjadi lebih lama, bahkan berpotensi mempengaruhi hasil wawancara visa. Karena itu, penting untuk memahami cara mengisi form DS-160 dengan benar sejak awal.

Dalam panduan ini, kamu akan mempelajari apa itu form DS-160, dokumen yang perlu disiapkan, langkah-langkah pengisian, hingga tips agar aplikasi visa AS kamu berjalan lebih lancar.

Baca juga: Negara yang Bisa Dikunjungi Tanpa Visa dengan Visa Amerika Serikat (B1/B2)

Apa Itu Form DS-160?

Form DS-160 adalah formulir aplikasi visa non-imigran Amerika Serikat yang wajib diisi secara online oleh pemohon visa sementara.

Formulir ini digunakan untuk berbagai jenis visa non-imigran, seperti:

  • Visa turis (B1/B2)

  • Visa pelajar (F-1)

  • Visa pertukaran pelajar (J-1)

  • Visa bisnis

  • Visa medis

  • Visa transit

Data yang kamu masukkan ke dalam form DS-160 akan menjadi salah satu bahan utama yang digunakan petugas konsuler saat melakukan wawancara visa.

Karena itu, seluruh informasi harus akurat, konsisten, serta sesuai dengan dokumen pendukung yang kamu miliki.

Siapa yang Wajib Mengisi Form DS-160?

Secara umum, semua pemohon visa non-imigran Amerika Serikat wajib mengisi form DS-160, termasuk:

  • Wisatawan

  • Pelaku perjalanan bisnis

  • Mahasiswa

  • Peserta program pertukaran

  • Peserta konferensi

  • Pemohon visa medis

Setiap anggota keluarga, termasuk anak-anak, harus memiliki form DS-160 masing-masing.

Dokumen yang Perlu Disiapkan Sebelum Mengisi Form DS-160

Sebelum mulai mengisi formulir, siapkan beberapa dokumen berikut:

1. Paspor

Pastikan paspor masih berlaku dan memiliki masa berlaku cukup sesuai ketentuan perjalanan internasional.

2. Rencana Perjalanan

Jika sudah ada, siapkan informasi seperti:

  • Kota tujuan

  • Tanggal keberangkatan

  • Tanggal kepulangan

  • Alamat tempat menginap

Jika belum memiliki itinerary final, kamu tetap bisa mengisi perkiraan rencana perjalanan.

3. Riwayat Pekerjaan dan Pendidikan

Kamu akan diminta mengisi:

  • Nama perusahaan

  • Jabatan

  • Alamat kantor

  • Riwayat pendidikan

4. Informasi Keluarga

Termasuk:

  • Nama orang tua

  • Tanggal lahir orang tua

  • Informasi pasangan (jika menikah)

5. Foto Visa Amerika Serikat

Kamu perlu menyiapkan foto digital sesuai standar foto visa AS.

Sumber gambar: Freepik

Cara Mengisi Form DS-160 Langkah demi Langkah

1. Siapkan Dokumen dan Informasi yang Dibutuhkan

Sebelum mulai mengisi Form DS-160, pastikan seluruh dokumen dan informasi penting sudah kamu siapkan. Meski dokumen-dokumen ini tidak perlu diunggah, data di dalamnya akan sangat dibutuhkan agar pengisian formulir berjalan lancar dan akurat. 

2. Mulai Pengisian Aplikasi DS-160

Langkah berikutnya adalah memulai pengisian Form DS-160 melalui situs resmi Consular Electronic Application Center (https://ceac.state.gov/GenNIV/Default.aspx). 

Pada halaman awal, lakukan langkah-langkah berikut:

  • Country of Application. Pilih lokasi atau negara tempat kamu akan mengajukan permohonan visa (biasanya sesuai dengan lokasi wawancara visa).

  • Masukkan kode captcha. Ketik kode keamanan yang ditampilkan untuk verifikasi.

  • Klik “Start an Application” Setelah itu, proses pengisian Form DS-160 akan dimulai.

Pastikan kamu memilih lokasi yang benar sejak awal, karena informasi ini akan digunakan sebagai acuan proses wawancara visa di tahap selanjutnya.

Cara mengisi form DS 160

3. Informasi Application ID

Pada tahap ini, kamu akan diminta mengatur informasi dasar terkait aplikasi DS-160. Pastikan bagian ini dilakukan dengan teliti karena sangat penting untuk mengakses kembali formulir.

  • Catat Application ID. Setelah aplikasi dimulai, sistem akan memberikan Application ID. Simpan ID ini dengan baik (catat atau simpan screenshoot). Application ID diperlukan jika sesi kamu terputus karena batas waktu atau jika kamu ingin melanjutkan pengisian di lain waktu.

  • Pilih pertanyaan keamanan (security question)Selanjutnya, pilih satu pertanyaan keamanan dan isi jawabannya. Kombinasi Application ID, security question, lima huruf pertama nama, serta tahun lahir akan digunakan untuk membuka kembali aplikasi yang belum selesai.

Tips penting: pastikan jawaban pertanyaan keamanan mudah kamu ingat, namun tidak mudah ditebak oleh orang lain, agar proses melanjutkan aplikasi tetap aman dan lancar.

4. Isi Informasi dan Data Pribadi

Pada bagian ini, kamu diminta mengisi data identitas dasar sesuai dengan yang tercantum di paspor. Pastikan seluruh informasi diisi persis sama untuk menghindari kendala saat proses wawancara visa.

  • Surname (Nama Belakang) Masukkan nama belakang sesuai yang tertera di paspor. Periksa kembali ejaan dengan teliti dan pastikan tidak ada perbedaan huruf. Jika paspor kamu mencantumkan lebih dari satu nama belakang, tuliskan semuanya.

  • Given Names (Nama Depan & Nama Tengah) Isi seluruh nama depan dan nama tengah (jika ada) sesuai paspor. Sama seperti nama belakang, pastikan ejaannya identik.

  • Full Name in Native Alphabet (Nama Lengkap dalam Aksara Asli) Jika nama kamu ditulis menggunakan alfabet non-Roman (misalnya aksara Mandarin, Arab, Jepang, atau Korea), masukkan nama lengkap dalam aksara asli tersebut. Kolom ini penting untuk memastikan konsistensi data, terutama bagi pemohon dari negara yang nama aslinya sering ditransliterasikan ke alfabet Latin, karena pihak konsulat akan mencocokkan informasi ini dengan catatan lokal.

  • Other Names Used (Nama Lain yang Pernah Digunakan) Cantumkan nama lain yang pernah kamu gunakan, seperti nama sebelum menikah, nama keagamaan, atau nama profesional. Jika tidak ada, isi sesuai petunjuk pada formulir.

  • Gender (Jenis Kelamin) Pilih jenis kelamin sesuai identitas.

  • Marital Status (Status Pernikahan) Pilih status pernikahan kamu saat ini dari opsi yang tersedia.

  • Date of Birth (Tanggal Lahir) Masukkan tanggal lahir sesuai yang tercantum di paspor, dengan format yang diminta oleh sistem.

  • City of Birth (Kota Tempat Lahir) Tuliskan nama kota dan provinsi tempat kamu lahir. Jika nama kota telah berubah, tetap gunakan nama kota sebagaimana tercantum di paspor.

  • Country of Birth (Negara Tempat Lahir) Pilih negara tempat kamu lahir dari menu yang tersedia.

Isi bagian ini dengan cermat dan jangan terburu-buru, karena kesalahan kecil pada data pribadi bisa berdampak pada proses verifikasi visa di tahap selanjutnya.

5. Isi Informasi dan Data Pribadi Bagian 2

Bagian ini berfokus pada kewarganegaraan dan nomor identitas resmi. Pastikan informasi yang kamu isi sesuai dengan kondisi sebenarnya.

  • Nationality (Kewarganegaraan) Pilih kewarganegaraan kamu dari daftar yang tersedia. Selanjutnya, kamu akan diminta untuk menjawab apakah saat ini atau sebelumnya kamu pernah memiliki kewarganegaraan lain selain negara tempat lahir. Informasi kewarganegaraan ini digunakan oleh pihak konsulat untuk menilai kelayakan kamu dalam pengajuan visa. Jika kamu memiliki kewarganegaraan lain, centang pilihan yang sesuai dan pilih negara kewarganegaraan tersebut.

  • National Identification Number (Nomor Identitas Nasional) Masukkan nomor identitas nasional apabila negara tempat tinggal kamu menerbitkannya.Jika kamu memiliki US Social Security Number (SSN) atau US Taxpayer Identification Number (ITIN), masukkan sesuai kolom yang disediakan. Apabila kamu tidak memiliki salah satu dari nomor tersebut, pilih opsi “Does Not Apply.”

Catatan: Untuk pemohon dari India, saat mengisi Form DS-160, pilih “Does Not Apply” pada bagian National Identification Number, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

6. Masukkan Informasi Perjalanan

Pada tahap ini, kamu akan diminta mengisi detail terkait rencana perjalanan ke Amerika Serikat. Pastikan seluruh informasi sesuai dengan tujuan perjalanan dan dokumen pendukung.

  • Visa Type (Jenis Visa) Pilih jenis visa sesuai dengan tujuan kunjungan. Beberapa pilihan visa yang umum antara lain:

    • Visa tipe B untuk kunjungan jangka pendek seperti wisata atau perjalanan bisnis.

    • Visa tipe C untuk keperluan transit.

    • Visa tipe E untuk investor.

    • Visa tipe F untuk pelajar yang akan menempuh pendidikan di Amerika Serikat.(Masih terdapat jenis visa lainnya yang dapat dipilih sesuai kebutuhan.)

  • Specify Your Visit Purpose (Tujuan Kunjungan) Setelah memilih jenis visa, tentukan secara spesifik tujuan perjalanan kamu melalui menu yang tersedia, misalnya untuk wisata, bisnis, atau kunjungan keluarga. Pemilihan tujuan ini sangat penting karena akan menentukan jenis visa yang kamu dapatkan serta dokumen pendukung yang harus disiapkan.

  • Intended Arrival Date (Tanggal Kedatangan yang Direncanakan) Masukkan tanggal kedatangan yang kamu rencanakan di Amerika Serikat. Pastikan tanggal ini konsisten dengan rencana penerbangan atau tiket pesawat kamu agar tidak menimbulkan perbedaan data.

  • Intended Length of Stay (Durasi Tinggal) Tentukan lama waktu kamu akan berada di Amerika Serikat, baik dalam hitungan hari, minggu, bulan, maupun tahun. Contoh: 5 hari atau 3 minggu. Pastikan durasi tinggal masuk akal dan sesuai dengan tujuan perjalanan, karena durasi yang tidak realistis dapat menimbulkan pertanyaan dari pihak imigrasi.

  • Place of Stay (Tempat Menginap) Cantumkan alamat tempat kamu akan menginap selama berada di Amerika Serikat, baik itu rumah teman/keluarga maupun hotel. Informasi ini berfungsi sebagai bukti rencana akomodasi dan membantu pihak berwenang memverifikasi perjalananmu.

  • Person/Entity Paying for Your Trip (Penanggung Biaya Perjalanan) Pilih pihak yang akan menanggung biaya perjalanan, apakah ditanggung sendiri atau oleh sponsor. Informasi ini penting untuk menunjukkan kemampuan finansial atau, jika disponsori, kebutuhan dokumen tambahan pendukung.

7. Informasi Rekan Perjalanan

Pada bagian ini, kamu diminta memberikan informasi mengenai pihak lain yang bepergian bersama kamu ke Amerika Serikat.

  • Travel Companions (Rekan Perjalanan) Masukkan data pribadi rekan perjalanan. Yang dimaksud dengan rekan perjalanan adalah siapa pun yang melakukan perjalanan bersamamu, baik itu teman, anggota keluarga, maupun kerabat.

  • Travelling as Part of a Group (Perjalanan dalam Rombongan) Jika kamu bepergian sebagai bagian dari sebuah grup atau organisasi, pilih opsi yang sesuai dan lengkapi detail yang diminta. Menyebutkan bahwa kamu bepergian dalam rombongan, terutama jika perjalanan tersebut diatur oleh agen perjalanan atau berkaitan dengan acara tertentu, dapat membantu memperjelas konteks perjalanan dan mempermudah proses evaluasi visa.

Pastikan informasi yang diisi sesuai dengan rencana perjalanan sebenarnya agar tidak menimbulkan ketidaksesuaian data pada tahap selanjutnya.

8. Riwayat Perjalanan ke Amerika Serikat

Pada bagian ini, kamu diminta mengisi riwayat perjalanan dan status visa kamu sebelumnya ke Amerika Serikat. Jawablah seluruh pertanyaan dengan jujur dan lengkap, karena informasi ini sangat berpengaruh terhadap penilaian aplikasi visa.

  • Previous U.S. Travel (Riwayat Kunjungan ke AS) Jawab apakah kamu pernah mengunjungi Amerika Serikat sebelumnya. Jika menjawab ya, kamu wajib mencantumkan detail tambahan seperti tanggal kunjungan dan lama tinggal. Riwayat perjalanan yang baik, misalnya selalu mematuhi masa berlaku visa, dapat memperkuat pengajuan visa. Sebaliknya, pelanggaran seperti overstay berpotensi menimbulkan perhatian khusus.

  • Previous U.S. Visas (Visa AS Sebelumnya) Sebutkan apakah kamu pernah memiliki visa Amerika Serikat. Jika pernah, isi jenis visa, durasi tinggal, serta informasi terkait visa tersebut. Riwayat kepemilikan visa AS sebelumnya umumnya menjadi nilai tambah bagi pengajuan visa saat ini.

  • Lost or Stolen Visas (Visa atau Paspor Hilang/Dicuri) Jawab apakah kamu pernah kehilangan paspor atau visa sebelumnya. Jika ya, jelaskan kronologi kejadiannya. Meskipun kehilangan paspor dapat berdampak pada penilaian aplikasi, informasi ini tetap harus disampaikan secara jujur dan transparan.

  • Previously Refused Visas (Penolakan Visa Sebelumnya) Nyatakan apakah kamu pernah ditolak visa atau ditolak masuk ke Amerika Serikat. Jika pernah, jelaskan alasannya secara singkat dan jelas. Penolakan karena alasan administratif, seperti dokumen kurang lengkap, umumnya tidak terlalu bermasalah. Namun, alasan serius seperti pelanggaran visa dapat memerlukan perhatian dan persiapan tambahan.

  • Previous Immigration Petition (Petisi Imigrasi Sebelumnya) Cantumkan apakah pernah ada petisi imigrasi yang diajukan atas nama kamu. Jika ada, jelaskan latar belakang dan tujuan petisi tersebut. Pastikan untuk menerangkan bahwa petisi tersebut tidak berkaitan dengan aplikasi visa non-imigran yang sedang kamu ajukan, karena hal ini dapat memengaruhi penilaian petugas imigrasi.

Isi bagian ini dengan hati-hati dan jangan menyembunyikan informasi apa pun, karena data yang tidak konsisten dapat berdampak negatif pada proses pengajuan visa.

9. Lengkapi Alamat dan Informasi Kontak

Pada bagian ini, kamu akan diminta mengisi alamat tempat tinggal serta informasi kontak yang dapat dihubungi selama proses pengajuan visa. Pastikan seluruh data diisi dengan benar dan dapat diverifikasi.

  • Home Address (Alamat Domisili) Masukkan alamat tempat tinggal kamu saat ini secara lengkap, mencakup nama jalan, kota, provinsi, dan kode pos. Alamat ini digunakan untuk memverifikasi domisili dan dapat dicocokkan dengan dokumen pendukung lainnya, sehingga akurasi sangat penting.

  • Mailing Address (Alamat Surat) Pilih ya jika alamat surat (PO Box) sama dengan alamat domisili. Jika berbeda, masukkan alamat surat yang benar. Alamat ini dapat digunakan untuk pengiriman dokumen apabila diperlukan.

  • Phone Number (Nomor Telepon Utama) Cantumkan nomor telepon utama yang aktif dan informasikan apakah nomor tersebut pernah berubah dalam lima tahun terakhir. Nomor ini menjadi salah satu sarana komunikasi penting apabila ada hal mendesak selama proses aplikasi visa, jadi pastikan mudah dihubungi.

  • Secondary Phone Number (Nomor Telepon Tambahan) Jika tersedia, masukkan nomor telepon tambahan sebagai kontak alternatif. Ini membantu memastikan kamu tetap dapat dihubungi.

  • Work Phone Number (Nomor Telepon Kantor) Kamu dapat menambahkan nomor telepon kantor (opsional). Informasi ini dapat berfungsi sebagai pendukung verifikasi status pekerjaan.

  • Email Address (Alamat Email) Masukkan alamat email aktif dan tandai ‘ya’ jika alamat email tersebut pernah berubah dalam lima tahun terakhir. Email merupakan media komunikasi utama dalam proses aplikasi, jadi gunakan email yang sering kamu akses.

  • Social Media (Media Sosial) Pilih platform media sosial yang kamu gunakan secara aktif dan masukkan nama pengguna (username). Informasi ini digunakan untuk verifikasi identitas dan transparansi. Disarankan hanya mencantumkan akun yang benar-benar kamu gunakan, dan menghindari akun yang bersifat sangat pribadi jika kamu memiliki akun lain yang lebih representatif.

10. Isi Informasi Paspor

Pada bagian ini, kamu diminta mengisi detail paspor atau dokumen perjalanan yang akan digunakan untuk masuk ke Amerika Serikat. Pastikan seluruh data diisi sesuai dengan paspor asli.

  • Passport / Document Type (Jenis Paspor/Dokumen Perjalanan) Pilih jenis paspor yang kamu miliki, seperti paspor biasa, dinas, diplomatik, atau jenis lainnya. Jenis paspor ini akan memengaruhi ketentuan dan spesifikasi visa yang diterbitkan.

  • Travel Document Number (Nomor Paspor/Dokumen Perjalanan) Masukkan nomor paspor atau dokumen perjalanan kamu sesuai yang tercantum di paspor.

  • Passport Book Number (Nomor Buku Paspor) Jika tersedia, isi nomor buku paspor yang juga dikenal sebagai inventory control number. Perlu diketahui bahwa tidak semua paspor memiliki nomor ini. Jika paspor kamu tidak mencantumkannya, ikuti petunjuk pada formulir.

  • Authority of Passport Issuance (Otoritas Penerbit Paspor) Pilih negara atau otoritas resmi yang menerbitkan paspor. Ini merujuk pada pemerintah atau lembaga yang berwenang mengeluarkan paspor tersebut.

  • Location of Issue (Tempat Penerbitan Paspor) Cantumkan kota, provinsi, dan negara tempat paspor kamu diterbitkan.

  • Issuance Date (Tanggal Penerbitan) Masukkan tanggal penerbitan paspor sesuai yang tercantum di paspor.

  • Expiration Date (Tanggal Kedaluwarsa) Masukkan tanggal masa berlaku paspor berakhir dan pastikan tanggal tersebut masih berlaku setelah rencana kepulangan kamu dari Amerika Serikat.

  • Lost or Stolen Passport (Paspor Hilang atau Dicuri) Nyatakan apakah kamu pernah kehilangan paspor atau mengalami paspor dicuri. Jika ‘ya, jelaskan kronologi singkatnya. Informasi ini digunakan oleh pihak konsulat untuk memastikan paspor yang kamu gunakan saat ini sah dan tidak memiliki permasalahan yang belum diselesaikan.

Isilah bagian ini dengan sangat teliti, karena kesalahan pada data paspor dapat menyebabkan keterlambatan atau penolakan aplikasi visa.

11. Informasi Kontak di Amerika Serikat

Pada tahap ini, kamu perlu mencantumkan pihak di Amerika Serikat yang dapat menjadi referensi atau titik kontak selama kunjungan.

  • Contact Person Name (Nama Kontak di AS) Masukkan nama serta detail kontak orang yang berada di Amerika Serikat dan dapat mengonfirmasi kunjungan. Jika tujuan perjalanan kamu adalah wisata dan tidak memiliki kenalan di AS, kamu dapat menggunakan informasi hotel atau akomodasi tempat kamu menginap.

  • Organisation Name (Nama Organisasi/Perusahaan) Apabila kamu berkunjung untuk keperluan bisnis, masukkan nama organisasi atau perusahaan terkait. Pilih opsi “Do Not Know” jika kamu sudah mengisi bagian Contact Person, atau sebaliknya, isi salah satu sesuai kondisi perjalanan.

  • Relationship to You (Hubungan dengan Pemohon) Pilih hubungan antara kamu dan pihak kontak yang dicantumkan, misalnya teman, keluarga, rekan bisnis, atau pihak hotel.

  • Contact Address (Alamat Kontak) Masukkan alamat lengkap pihak kontak atau alamat hotel tempat kamu akan menginap selama berada di Amerika Serikat.

  • Phone Number (Nomor Telepon Kontak) Cantumkan nomor telepon pihak kontak atau hotel yang dapat dihubungi.

  • Email Address (Alamat Email Kontak) Jika tersedia, masukkan alamat email pihak kontak di Amerika Serikat. Informasi ini akan menjadi alternatif sarana komunikasi bagi pihak berwenang.

Pastikan data kontak yang kamu cantumkan valid dan dapat dihubungi, karena informasi ini berfungsi sebagai referensi tambahan dalam proses verifikasi aplikasi visa.

12. Informasi Keluarga

Pada tahap ini, kamu diminta mengisi data orang tua serta kerabat dekat yang berkaitan dengan Amerika Serikat. Pastikan seluruh informasi diisi secara jujur dan sesuai identitas resmi.

  1. Father’s Surname (Nama Belakang Ayah) Masukkan nama belakang ayah. Informasi ini membantu pihak konsulat memahami latar belakang keluarga, terutama jika ayah memiliki kewarganegaraan AS atau pernah mengajukan izin tinggal di Amerika Serikat.

  2. Father’s Given Name (Nama Depan Ayah) Isi nama depan ayah secara lengkap, termasuk nama tengah jika ada, sesuai dokumen resmi.

  3. Father’s Date of Birth (Tanggal Lahir Ayah) Cantumkan tanggal lahir ayah untuk membantu proses verifikasi identitas.

  4. Father’s Residency (Status Keberadaan Ayah di AS) Pilih ‘ya’ atau ‘tidak’ untuk menyatakan apakah ayah kamu saat ini berada di Amerika Serikat.

  5. Mother’s Surname (Nama Belakang Ibu) Masukkan nama belakang ibu sesuai identitas resmi. Data ini juga digunakan untuk penelusuran latar belakang keluarga.

  6. Mother’s Given Name (Nama Depan Ibu) Isi nama depan ibu secara lengkap, termasuk nama tengah jika ada.

  7. Mother’s Date of Birth (Tanggal Lahir Ibu) Cantumkan tanggal lahir ibu guna mendukung proses verifikasi data.

  8. Mother’s Residency (Status Keberadaan Ibu di AS) Pilih ‘ya’ atau ‘tidak’ untuk menyatakan apakah ibu kamu saat ini berada di Amerika Serikat.

  9. Relatives in the U.S. (Kerabat di Amerika Serikat) Jawab apakah kamu memiliki kerabat dekat yang tinggal di Amerika Serikat. Jika ‘ya’, lengkapi detail yang diminta sesuai kondisi sebenarnya.

13. Informasi Pekerjaan, Pendidikan, dan Pelatihan

Pada tahap ini, kamu diminta mengisi informasi mengenai pekerjaan, pendidikan, atau aktivitas utama kamu saat ini. Data ini membantu pihak konsulat menilai stabilitas profesional, kondisi finansial, serta kesesuaian kamu dengan jenis visa yang diajukan.

  1. Primary Occupation (Pekerjaan Utama) Pilih pekerjaan utama kamu dari daftar yang tersedia. Jika kamu masih berstatus pelajar, belum bekerja, atau tidak bekerja, pilih opsi yang paling sesuai. Status pekerjaan memberikan gambaran penting mengenai latar belakang dan kelayakan kamu terhadap jenis visa yang diajukan.

  2. Employer or School Name (Nama Perusahaan atau Institusi Pendidikan) Masukkan nama perusahaan tempat kamu bekerja atau nama sekolah/universitas tempat kamu menempuh pendidikan.

  3. Employer or School Address (Alamat Perusahaan atau Sekolah) Cantumkan alamat lengkap perusahaan atau institusi pendidikanmu. Informasi ini digunakan untuk memverifikasi keberadaan dan legalitas tempat kerja atau sekolah.

  4. Employer or School Contact Number (Nomor Kontak Perusahaan atau Sekolah) Masukkan nomor telepon kantor atau institusi yang dapat dihubungi apabila diperlukan proses verifikasi.

  5. Employment Date (Tanggal Mulai Bekerja) Isi tanggal mulai kamu bekerja di perusahaan saat ini. Bagi pelajar, sesuaikan dengan petunjuk pada formulir.

  6. Monthly Salary (Gaji Bulanan) Cantumkan penghasilan bulanan dalam mata uang lokal (jika bekerja). Informasi ini akan dibandingkan dengan rekening bank untuk memastikan kecukupan dana dan konsistensi pendapatan.

  7. Explain Your Duties (Uraian Tugas Pekerjaan) Jelaskan secara singkat peran dan tanggung jawab kamu di tempat kerja. Penjelasan ini membantu petugas memahami posisi dan tingkat keahlian, terutama jika visa yang diajukan berkaitan dengan aktivitas profesional.

14. Riwayat Pekerjaan, Pendidikan, dan Pelatihan Sebelumnya

Pada bagian ini, kamu diminta mencantumkan riwayat pekerjaan dan pendidikan sebelumnya. Informasi ini digunakan untuk menilai latar belakang profesional serta konsistensi perjalanan karier atau studi.

  1. Previous Employment (Riwayat Pekerjaan Sebelumnya) Pilih ‘ya’ atau ‘tidak’ sesuai dengan apakah kamu pernah bekerja sebelumnya. Jika menjawab ‘ya’, lengkapi detail perusahaan tempat kamu bekerja, termasuk nama perusahaan, jabatan, dan periode kerja. Riwayat pekerjaan membantu pihak konsulat memahami perkembangan karier dan stabilitas profesionalmu.

  2. Further Studies (Pendidikan atau Studi Lanjutan) Nyatakan apakah kamu pernah menempuh pendidikan di institusi lain selain yang saat ini tercantum. Jika ya, masukkan detail pendidikan tersebut sesuai petunjuk formulir. Informasi ini memberikan gambaran latar belakang akademik kamu secara lebih menyeluruh.

15. Informasi Tambahan Pekerjaan dan Pelatihan

Pada tahap ini, pertanyaan yang diajukan umumnya hanya memerlukan jawaban “ya” atau “tidak”. Jika kamu memilih “ya”, kamu wajib memberikan penjelasan tambahan sesuai kolom yang tersedia. Jawablah seluruh pertanyaan dengan jujur dan apa adanya.

  1. Clan or Tribe Affiliation (Keanggotaan Klan atau Suku) Pilih ‘ya’ atau ‘tidak’ untuk menyatakan apakah kamu tergabung dalam klan, suku, sekte, atau kelompok sejenis lainnya.

  2. Languages (Bahasa yang Dikuasai) Cantumkan daftar bahasa yang dapat kamu gunakan untuk berkomunikasi. Tidak harus bahasa yang dikuasai secara fasih, bahasa dengan tingkat kemampuan dasar pun tetap perlu dicantumkan. Informasi ini dapat mencerminkan kemampuan adaptasi budaya atau keahlian khusus.

  3. Travel History (Riwayat Perjalanan Internasional) Sebutkan negara-negara yang pernah kamu kunjungi dalam lima tahun terakhir. Riwayat perjalanan membantu pihak berwenang menilai kebiasaan dan pola perjalanan internasionalmu.

  4. Organisational Involvement (Keterlibatan Organisasi) Pilih ‘ya’ atau ‘tidak’ terkait keterlibatan kamu dalam organisasi profesional, sosial, atau kegiatan amal. Informasi ini mencerminkan aktivitas sosial dan profesionalmu.

  5. Specialised Skills (Keahlian atau Pelatihan Khusus) Nyatakan apakah kamu memiliki keahlian atau pelatihan khusus, seperti terkait senjata api, bahan kimia, atau bidang sensitif lainnya.

  6. Military History (Riwayat Militer) Jika kamu pernah bertugas di militer, berikan detail yang diminta. Informasi mengenai pangkat dan masa dinas dapat menjadi pertimbangan dalam evaluasi aplikasi.

  7. Involvement with Groups (Keterlibatan dengan Kelompok Tertentu) Jawab apakah kamu pernah menjadi anggota atau terlibat dengan kelompok paramiliter, kelompok bersenjata, kelompok pemberontak, atau organisasi sejenis lainnya.

16. Security and Background - Part 1 

Pada tahap ini, kamu akan menjawab pertanyaan terkait kondisi kesehatan dan latar belakang pribadi. Seluruh pertanyaan umumnya dijawab dengan “ya” atau “tidak”. Jika memilih “ya”, kamu wajib memberikan penjelasan tambahan.

  1. Medical Status (Kondisi Medis) Nyatakan apakah kamu memiliki kondisi medis serius. Informasi ini digunakan untuk menilai apakah kondisi tersebut berpotensi membahayakan diri kamu sendiri, warga Amerika Serikat, atau masyarakat umum selama berada di AS.

  2. Mental or Physical Disorders (Gangguan Mental atau Fisik) Jawab ‘ya’ atau ‘tidak’ jika kamu memiliki gangguan mental atau fisik yang dapat menimbulkan risiko terhadap diri sendiri atau orang lain. Pertanyaan ini penting untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan semua pihak.

  3. Substance Use History (Riwayat Penggunaan Zat Terlarang) Nyatakan apakah kamu pernah atau sedang menggunakan narkotika atau zat ilegal lainnya. Riwayat penggunaan zat terlarang dapat memengaruhi kelayakan kamu dalam pengajuan visa.

17. Security and Background - Part 2

Pada bagian ini, kamu akan menjawab pertanyaan terkait riwayat hukum dan aktivitas ilegal. Jawab jujur karena data ini dapat diverifikasi.

  • Criminal record. Nyatakan apakah kamu pernah ditangkap atau ditahan. Catatan kriminal tidak selalu otomatis menolak visa, tetapi bisa memerlukan dokumen tambahan.

  • Controlled substances violations. Informasikan jika kamu pernah melanggar hukum terkait narkotika atau zat terlarang.

  • Prostitution and unlawful activities. Jawab apakah kamu pernah terlibat dalam prostitusi atau aktivitas komersial ilegal lainnya.

  • Money laundering. Nyatakan apakah kamu pernah atau berencana terlibat dalam pencucian uang.

  • Human trafficking. Informasikan jika kamu pernah terlibat dalam perdagangan manusia.

  • Relative involved in human trafficking. Sebutkan jika kamu adalah anak atau pasangan dari individu yang terlibat dalam perdagangan manusia.

18. Security and Background - Part 3

Bagian ini fokus pada isu keamanan nasional, pelanggaran HAM, dan aktivitas ekstrem.

  • Espionage or illegal activities. Nyatakan apakah kamu berniat melakukan spionase, sabotase, pelanggaran ekspor, atau aktivitas ilegal di AS.

  • Terrorist activities. Jawab apakah kamu pernah atau berniat terlibat dalam aktivitas terorisme.

  • Support for terrorism. Informasikan jika kamu pernah atau berencana memberikan dukungan finansial atau bentuk lain kepada teroris atau organisasi teroris.

  • Membership in terrorist organisations. Nyatakan apakah kamu merupakan anggota atau perwakilan organisasi teroris.

  • Family involvement in terrorism. Sebutkan jika pasangan atau orang tua kamu terlibat aktivitas terorisme dalam lima tahun terakhir.

  • Genocide involvement. Jawab jika kamu pernah terlibat dalam genosida, baik langsung maupun tidak langsung.

  • Torture involvement. Informasikan jika kamu pernah melakukan atau membantu tindakan penyiksaan.

  • Violence involvement. Nyatakan apakah kamu terlibat dalam pembunuhan politik, pembunuhan di luar hukum, atau tindakan kekerasan lainnya.

  • Recruitment or use of child soldiers. Jawab jika kamu pernah merekrut atau menggunakan tentara anak.

  • Violations of religious freedom. Jika pernah menjabat sebagai pejabat pemerintah, nyatakan apakah kamu terlibat dalam pelanggaran berat kebebasan beragama.

  • Population control enforcement. Informasikan jika kamu terlibat dalam pemaksaan aborsi atau sterilisasi.

  • Coercive organ transplantation. Nyatakan apakah kamu pernah terlibat dalam transplantasi organ secara paksa.

19. Security and Background - Part 4

Bagian ini berkaitan dengan pelanggaran imigrasi.

  • Immigration fraud or misrepresentation. Jawab apakah kamu pernah mengajukan atau membantu pengajuan visa atau imigrasi AS secara curang.

  • Removal or deportation. Nyatakan jika kamu pernah dideportasi atau dikeluarkan dari negara mana pun.

20. Security and Background - Part 5

Pertanyaan tambahan terkait hukum dan kewarganegaraan AS.

  • Custody of a US citizen child. Informasikan jika kamu pernah menahan hak asuh anak warga negara AS secara ilegal di luar AS.

  • Illegal voting. Jawab jika kamu pernah memberikan suara di AS secara melanggar hukum.

  • Renouncing citizenship to avoid taxation. Nyatakan apakah kamu pernah melepaskan kewarganegaraan AS untuk menghindari pajak.

21. Review, Sign, dan Submit

Tahap ini merupakan tahapan akhir sebelum aplikasi dikirim. Periksa kembali seluruh data yang telah diisi untuk menghindari kesalahan yang dapat menyebabkan penolakan visa.

Baca pernyataan dengan saksama, lalu tanda tangani dan kirim formulir secara digital. Lalu cetak halaman konfirmasi DS-160 yang memiliki barcode, dokumen ini wajib dibawa saat wawancara visa.

Baca juga: Tips Wawancara Visa Amerika: Panduan Lengkap dan Praktis

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Mengisi Form DS-160

Saat mengisi formulir DS-160, kesalahan kecil sekalipun dapat berdampak pada keterlambatan proses atau bahkan penolakan visa. Oleh karena itu, penting untuk mengisi setiap bagian dengan teliti dan hati-hati. Berikut beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan pemohon visa dan sebaiknya dihindari.

  • Membiarkan kolom kosong atau tidak lengkap. Pastikan seluruh kolom diisi dengan lengkap dan akurat. Informasi yang kamu masukkan harus sesuai dengan data di paspor, dokumen pekerjaan, serta rencana perjalanan.

  • Tanggal dan rencana perjalanan tidak konsisten. Periksa kembali tanggal keberangkatan, lama tinggal, dan tujuan perjalanan agar selaras dengan itinerary dan pengajuan visa sebelumnya (jika ada).

  • Melewatkan tahap pengecekan ulang (review) Banyak pemohon terburu-buru melakukan submit tanpa mengecek ulang. Luangkan waktu untuk membaca kembali seluruh jawaban guna menghindari kesalahan ketik atau informasi yang tidak sesuai.

  • Menggunakan data pekerjaan atau alamat yang sudah tidak berlaku. Gunakan informasi pekerjaan dan alamat tempat tinggal terbaru. Data yang tidak diperbarui dapat menimbulkan perbedaan dengan dokumen pendukung lainnya.

  • Kesalahan pada informasi paspor. Nomor paspor, tanggal penerbitan, dan masa berlaku harus diisi persis seperti yang tercantum di paspor. Kesalahan satu digit saja bisa berakibat fatal.

  • Tidak mencetak halaman konfirmasi DS-160. Setelah formulir dikirim, pastikan kamu menyimpan dan mencetak halaman konfirmasi yang berisi barcode. Dokumen ini wajib dibawa saat wawancara visa.

  • Salah memahami pertanyaan “Ya” atau “Tidak” Bacalah setiap pertanyaan dengan sangat teliti, terutama yang berkaitan dengan riwayat perjalanan, hukum, dan keamanan. Kesalahan memilih jawaban dapat berdampak serius pada hasil pengajuan visa.

Tips Agar Pengajuan Visa Amerika Serikat Lebih Lancar

Selain memahami cara mengisi form DS-160, ada beberapa hal yang bisa membantu proses visa berjalan lebih baik:

  • Isi formulir secara jujur dan lengkap.

  • Siapkan dokumen pendukung yang relevan.

  • Pastikan informasi konsisten di seluruh dokumen.

  • Simpan salinan DS-160 Confirmation Page.

  • Persiapkan diri untuk wawancara visa.

Semakin rapi dan konsisten aplikasi yang kamu ajukan, semakin mudah petugas konsuler memahami tujuan perjalananmu.

Berapa Lama Mengisi Form DS-160?

Waktu pengisian bervariasi tergantung kompleksitas data yang dimiliki. Sebagian besar pemohon membutuhkan waktu sekitar 30-60 menit untuk menyelesaikan form DS-160 jika seluruh dokumen sudah disiapkan sebelumnya.

Karena sistem memiliki batas waktu (session timeout), sebaiknya siapkan semua informasi sebelum mulai mengisi formulir.

SPUN, Solusi Praktis Pengajuan Visa

Mengisi form DS-160 merupakan salah satu tahapan paling penting dalam proses pengajuan visa Amerika Serikat. Dengan memahami cara mengisi form DS-160 secara benar, kamu bisa mengurangi risiko kesalahan administrasi dan mempersiapkan aplikasi visa dengan lebih percaya diri.

Jika kamu ingin proses pengajuan visa menjadi lebih praktis, kamu juga bisa menggunakan layanan dari SPUN. Melalui SPUN, kamu dapat mengajukan berbagai kebutuhan visa ke banyak negara populer, termasuk visa Amerika Serikat, visa Inggris, visa Schengen, visa Jepang, visa Korea Selatan, visa China, hingga berbagai destinasi lainnya. 

Tim ‘visa expert’ SPUN akan membantu memastikan dokumen dan persyaratan aplikasi kamu lebih terorganisir sehingga proses pengajuan visa menjadi lebih mudah sekaligus efisien. Sebelum memulai perjalanan internasional berikutnya, pastikan seluruh dokumen perjalanan dan visa sudah dipersiapkan dengan baik agar pengalaman traveling kamu berjalan lancar tanpa kendala administratif.

Next
Next

Itinerary Seoul & Busan 7 Hari: Panduan Liburan Korea Selatan Efisien dan Anti Ribet