Panduan Pengisian China Arrival Card Secara Online 2026, Lengkap untuk Wisatawan Indonesia

Berencana liburan atau perjalanan bisnis ke China? Selain menyiapkan visa China, paspor, dan dokumen perjalanan lainnya, ada satu hal tak boleh untuk dilewatkan, yaitu China Arrival Card.

Kabar baiknya, China Arrival Card kini dapat diisi secara online sebelum keberangkatan. Cara ini jauh lebih praktis dibanding harus mengisi formulir manual saat tiba di bandara. Proses imigrasi pun bisa menjadi lebih cepat karena sebagian data sudah dikirimkan sebelumnya.

Kalau ini adalah perjalanan pertamamu ke China, simak panduan lengkap berikut agar tidak salah saat mengisi China Arrival Card online.

Apa Itu China Arrival Card?

Panduan Pengisian China Arrival Card Secara Online 2026

Sumber gambar: ChinaEntryVisa.net

China Arrival Card adalah formulir deklarasi kedatangan yang wajib diisi oleh sebagian besar warga negara asing sebelum memasuki wilayah China.

Formulir ini digunakan oleh otoritas imigrasi China untuk memperoleh informasi mengenai:

  • Identitas pelancong

  • Detail paspor

  • Informasi visa

  • Rencana perjalanan

  • Alamat selama berada di China

  • Informasi kedatangan

Dulu, formulir ini hanya tersedia dalam bentuk kertas yang dibagikan di pesawat atau di area imigrasi bandara. Kini, pemerintah China telah menyediakan China Arrival Card online sehingga wisatawan dapat mengisi data sebelum tiba.

Meski sudah mengisi secara online, pada beberapa bandara kamu tetap perlu mencetak Arrival Card melalui mesin self-service menggunakan QR Code yang diberikan setelah pengisian selesai.

Apakah China Arrival Card Wajib?

Ya. Bagi sebagian besar wisatawan asing yang memasuki China, Arrival Card merupakan salah satu dokumen wajib untuk dilengkapi saat proses imigrasi.

Namun, kebijakan dapat berbeda tergantung:

  • jenis visa,

  • kewarganegaraan,

  • pelabuhan masuk,

  • maupun kebijakan imigrasi terbaru.

Karena itu, selalu pastikan kamu mengikuti petunjuk dari maskapai maupun petugas imigrasi saat akan memasuki China.

Baca juga: Kebijakan Bebas Transit Visa ke China 10 Hari untuk WNI: Syarat, Ketentuan, dan Destinasi Seru

Kapan China Arrival Card Bisa Diisi?

Salah satu pertanyaan paling sering muncul adalah, kapan waktu terbaik mengisi China Arrival Card online? Saat ini, formulir China Arrival Card. dapat diisi secara online mulai 24 hingga 72 jam.

Sebaiknya jangan mengisi terlalu mepet dari jadwal keberangkatan dan pastikan data perjalanan, nomor penerbangan, serta alamat hotel yang dimasukkan benar-benar sesuai.

Panduan Pengisian China Arrival Card Secara Online 2026

Cara Mengisi China Arrival Card Secara Online

Cara paling mudah mengisi China Arrival Card secara online adalah melalui situs resmi Immigration Administration China.

Langkah-langkahnya:

  1. Buka website resmi China Arrival Card (https://s.nia.gov.cn/ArrivalCardFillingPC/). 

  2. Pilih menu Entry Declaration

  3. Baca informasi instruksi lalu klik ‘I Agree

  4. Isi seluruh data yang diminta.

  5. Periksa kembali seluruh informasi.

  6. Submit formulir.

  7. Simpan QR Code yang muncul setelah pengisian berhasil.

QR Code tersebut nantinya digunakan untuk melakukan pemindaian di mesin pencetak Arrival Card di bandara apabila diperlukan.

Baca juga: Pengajuan Visa China Ditolak? Ini Penyebab & Cara Mencegahnya

Data yang Harus Diisi pada China Arrival Card

Saat mengisi China Arrival Card online, kamu akan diminta memasukkan beberapa informasi berikut.

1. Informasi Identitas

Siapkan paspor terlebih dahulu karena seluruh data harus sama persis. Informasinya antara lain:

  • jenis dokumen perjalanan;

  • nama lengkap;

  • jenis kelamin;

  • tanggal lahir;

  • kewarganegaraan;

  • nomor paspor.

Pada beberapa metode pengisian, kamu juga diminta mengunggah halaman identitas paspor.

2. Informasi Kedatangan

Bagian ini berkaitan dengan perjalananmu menuju China. Biasanya meliputi:

  • moda transportasi;

  • nomor penerbangan;

  • nomor kereta atau kapal (jika ada);

  • kota atau pelabuhan masuk;

  • tanggal kedatangan.

Pastikan nomor penerbangan sesuai dengan tiket pesawat yang digunakan.

3. Informasi Visa

Jika memasuki China menggunakan visa, kamu perlu mengisi:

  • nomor visa;

  • jenis visa;

  • informasi lain yang diminta sistem.

Pastikan nomor visa sama persis dengan data tertera pada stiker atau e-visa milikmu.

4. Informasi Pribadi

Tahap ini biasanya mencakup:

  • negara atau wilayah tempat lahir;

  • nomor telepon;

  • informasi kontak.

Isilah menggunakan data yang benar agar memudahkan apabila diperlukan verifikasi.

5. Informasi Perjalanan

Bagian ini berisi rencana perjalananmu selama berada di China. Data-data ini meliputi antara lain:

  • tujuan kunjungan (wisata, bisnis, studi, keluarga, dan lainnya);

  • kota tujuan;

  • alamat hotel atau tempat menginap;

  • lama tinggal.

Karena itu, sebaiknya lakukan reservasi hotel terlebih dahulu sebelum mengisi Arrival Card.

6. Konfirmasi Data

Sebelum menekan tombol Submit, periksa kembali seluruh data.

Kesalahan kecil seperti:

  • salah nomor paspor;

  • salah nomor penerbangan;

  • salah tanggal lahir;

  • nama tidak sesuai paspor;

dapat memperlambat proses pemeriksaan di imigrasi.

Setelah Submit, Apa yang Harus Dilakukan?

Setelah berhasil mengirimkan formulir, sistem akan menampilkan QR Code sebagai bukti pengisian.

Langkah berikutnya adalah:

  • simpan QR Code dalam bentuk screenshot;

  • simpan juga di email atau cloud storage sebagai cadangan;

  • tunjukkan QR Code apabila diminta petugas;

  • gunakan QR Code untuk mencetak Arrival Card melalui mesin self-service jika tersedia di bandara kedatangan.

Jangan menghapus QR Code sebelum seluruh proses imigrasi selesai.

Panduan Pengisian China Arrival Card Secara Online 2026

Tips Mengisi China Arrival Card agar Tidak Ditolak

Agar proses imigrasi berjalan lancar, berikut beberapa tips yang sebaiknya kamu ikuti.

  1. Gunakan Data Sesuai Paspor
    Nama harus sama persis dengan paspor, termasuk urutan nama dan ejaan.

  2. Isi Nomor Penerbangan dengan Benar
    Kesalahan nomor penerbangan merupakan salah satu error cukup sering terjadi. Periksa kembali sebelum mengirim formulir.

  3. Gunakan Alamat Hotel yang Valid
    Jangan mengosongkan alamat tempat menginap.Siapkan nama hotel beserta alamat lengkapnya sebelum mulai mengisi formulir.

  4. Simpan QR Code
    QR Code merupakan bukti bahwa kamu telah melakukan pengisian Arrival Card secara online. Simpan di lebih dari satu perangkat bila memungkinkan.

Baca juga: Panduan Wilayah Yurisdiksi untuk Apply Visa China di Indonesia

Apakah Masih Perlu Mengisi Arrival Card Kertas?

Tergantung kebijakan bandara tempat kamu tiba. Pada banyak bandara internasional di China, pengisian online sudah menjadi metode yang direkomendasikan. Namun, di beberapa lokasi petugas masih dapat meminta Arrival Card dalam bentuk cetak yang diperoleh melalui mesin self-service setelah memindai QR Code. Karena prosedur dapat berbeda di setiap bandara, ikuti petunjuk dari petugas imigrasi saat tiba.

Solusi Praktis Pengajuan Visa Ke Luar Negeri dengan SPUN

Mengisi China Arrival Card online merupakan langkah sederhana yang bisa membuat proses masuk ke China menjadi lebih lancar. Pastikan kamu mengisi formulir dalam waktu 24 jam sebelum kedatangan, menggunakan data sesuai dengan paspor, serta menyimpan QR Code hingga seluruh proses imigrasi selesai.

Selain menyiapkan Arrival Card, jangan lupa memastikan visa juga sudah diurus dengan benar sebelum keberangkatan. Jika ingin proses aplikasi visa ke berbagai negara menjadi lebih mudah, kamu dapat menggunakan SPUN, platform pengurusan visa yang membantu proses pengajuan secara online. Selain layanan untuk visa turis ke China, berbagai destinasi populer lainnya, termasuk visa Schengen, visa B1/B2 Amerika Serikat, hingga visa ke Australia ataupun visa ke Korea Selatan semua tersedia di platform SPUN, sehingga persiapan liburan atau perjalanan bisnis menjadi lebih praktis dalam satu platform.

Next
Next

15 Kesalahan Turis Pemula Pas ke Hanoi, Vietnam yang Sebaiknya Kamu Hindari