Mengenal Apa Itu Visa on Arrival (VoA) & 35 Negara yang Memberikan VoA untuk WNI
Merencanakan liburan ke luar negeri sering kali identik dengan proses pengajuan visa yang panjang dan cukup merepotkan. Namun, tidak semua negara mengharuskan wisatawan Indonesia mengurus visa sebelum keberangkatan. Salah satu kemudahan paling banyak dicari wisatawan adalah Visa on Arrival atau lebih dikenal juga sebagai VoA.
Masih bingung apa itu visa on arrival, bagaimana cara mendapatkannya, dan negara mana saja yang memberikannya untuk pemegang paspor Indonesia? Simak ulasannya berikut!
Apa Itu Visa on Arrival?
Sebelum menentukan destinasi perjalanan, penting untuk memahami apa itu visa on arrival terlebih dahulu.
Visa on arrival adalah jenis visa yang dapat diperoleh wisatawan saat tiba di negara tujuan. Dengan kata lain, kamu tidak perlu mengajukan visa melalui kedutaan atau pusat aplikasi visa sebelum berangkat.
Setelah mendarat di bandara, pelabuhan, atau titik masuk tertentu, kamu cukup mendatangi loket imigrasi yang melayani Visa on Arrival, menyerahkan persyaratan dokumen, membayar biaya visa (jika ada), lalu VoA akan diterbitkan saat itu juga.
Karena prosesnya relatif sederhana, visa on arrival menjadi salah satu fasilitas alternatif bagi wisatawan Indonesia untuk bepergian secara spontan atau tidak ingin melalui panjangnya proses pengajuan visa.
Keuntungan utama dari Visa on Arrival antara lain:
Tidak perlu mengurus visa jauh-jauh hari.
Proses lebih cepat dibanding visa reguler.
Cocok untuk perjalanan mendadak.
Persyaratan umumnya lebih sederhana.
Tersedia di banyak destinasi wisata populer.
Meski demikian, setiap negara memiliki aturan berbeda terkait durasi tinggal, biaya, hingga persyaratan dokumen pendukung untuk pengajuannya. Maka dari itu, pastikan tetap lakukan pengecekan ke situs resmi keimigrasian masing-masing negara tujuan.
Baca juga: Negara yang Bisa Dikunjungi Tanpa Visa dengan Visa UK/Inggris
Syarat Umum Visa on Arrival untuk WNI
Walaupun setiap negara memiliki kebijakan masing-masing, secara umum persyaratan Visa on Arrival bagi pemegang paspor Indonesia meliputi:
Paspor yang Masih Berlaku Sebagian besar negara mensyaratkan masa berlaku paspor minimal enam bulan sejak tanggal kedatangan.
Tiket Keluar atau Tiket Pulang Petugas imigrasi biasanya meminta bukti bahwa kamu akan meninggalkan negara tersebut sebelum masa izin tinggal berakhir.
Bukti Akomodasi Reservasi hotel atau alamat tempat menginap sering kali diminta saat proses pemeriksaan imigrasi.
Dana Perjalanan Memadai Beberapa negara dapat meminta bukti kemampuan finansial selama masa kunjungan.
Pembayaran Biaya Visa Tidak semua negara memberikan Visa on Arrival secara gratis. Beberapa mengenakan biaya untuk dibayarkan saat kedatangan.
Karena kebijakan imigrasi dapat berubah sewaktu-waktu, selalu cek aturan terbaru sebelum melakukan perjalanan.
Daftar Negara Visa on Arrival untuk Pemegang Paspor Indonesia
Saat ini terdapat sekitar 35 negara yang menyediakan fasilitas Visa on Arrival bagi WNI. Berikut diantaranya.
Asia
Asia menjadi kawasan dengan jumlah negara Visa on Arrival terbanyak bagi pemegang paspor Indonesia.
Negara Asia yang memberikan Visa on Arrival untuk Indonesia:
| Negara | Catatan/Persyaratan Umum |
|---|---|
| Armenia | Paspor berlaku minimal 6 bulan, tiket pulang/lanjutan, serta bukti akomodasi atau dana dapat diminta. |
| Arab Saudi | WNI dapat memperoleh Visa on Arrival jika memiliki visa AS, Inggris, atau Schengen yang masih berlaku dan telah digunakan setidaknya satu kali, serta memenuhi persyaratan yang ditetapkan otoritas Arab Saudi. |
| Azerbaijan | Paspor berlaku minimal 6 bulan. Visa on Arrival hanya tersedia melalui Bandara Internasional. |
| Bahrain | Paspor berlaku minimal 6 bulan, tiket pulang, bukti akomodasi, serta biaya VOA. |
| Bangladesh | Paspor berlaku minimal 6 bulan, tiket pulang, dan bukti tujuan perjalanan dapat diminta. |
| Jordan | Paspor berlaku minimal 6 bulan, tiket keluar dari Jordan, serta pembayaran biaya VOA. |
| Kyrgyzstan | VOA hanya tersedia di Manas International Airport (Bishkek). Paspor berlaku minimal 6 bulan. |
| Maldives | Paspor berlaku minimal 6 bulan, tiket pulang/lanjutan, bukti reservasi hotel, serta bukti dana yang cukup. |
| Nepal | Paspor berlaku minimal 6 bulan dan pembayaran biaya VOA saat kedatangan. |
| Oman | Paspor berlaku minimal 6 bulan. |
| Sri Lanka | Umumnya memerlukan Electronic Travel Authorization (ETA) sebelum keberangkatan, bukan sekadar VOA. |
| Uni Emirat Arab | WNI dapat memperoleh Visa on Arrival apabila memiliki residence permit atau visa tinggal yang masih berlaku dari negara tertentu (misalnya AS, Inggris, atau negara Uni Eropa), dengan syarat memenuhi ketentuan yang berlaku di UEA. |
Afrika
Afrika menawarkan kombinasi wisata alam, safari satwa liar, budaya unik, hingga pantai eksotis namun jauh dari keramaian wisatawan.
Negara Afrika yang memberikan Visa on Arrival untuk Indonesia:
| Negara | Catatan/Persyaratan Umum |
|---|---|
| Burundi | Paspor berlaku minimal 6 bulan, tiket pulang, bukti akomodasi, serta biaya VOA. |
| Cape Verde | Paspor berlaku minimal 6 bulan. Wisatawan umumnya perlu melakukan pre-registration sebelum kedatangan dan membayar Airport Security Tax (TSA). |
| Comoros | Paspor berlaku minimal 6 bulan dan pembayaran biaya VOA saat kedatangan. |
| Ethiopia | Paspor berlaku minimal 6 bulan. VOA hanya tersedia melalui Addis Ababa Bole International Airport. |
| Ghana | Paspor berlaku minimal 6 bulan. VOA hanya tersedia bagi pelancong yang telah memperoleh persetujuan (pre-approval) dari otoritas imigrasi Ghana sebelum keberangkatan. |
| Guinea-Bissau | Paspor berlaku minimal 6 bulan, tiket pulang, dan pembayaran biaya VOA. |
| Madagascar | Paspor berlaku minimal 6 bulan dan pembayaran biaya VOA sesuai lama tinggal. |
| Malawi | Paspor berlaku minimal 6 bulan, tiket pulang, serta bukti akomodasi dapat diminta. |
| Mauritania | Paspor berlaku minimal 6 bulan dan pembayaran biaya VOA saat kedatangan. |
| Mauritius | Paspor berlaku minimal 6 bulan, tiket pulang, bukti akomodasi, dan bukti dana yang cukup. |
| Mozambique | Paspor berlaku minimal 6 bulan, tiket pulang, bukti akomodasi, serta biaya VOA. |
| Seychelles | Tidak memerlukan visa, tetapi wajib memiliki Travel Authorization sebelum keberangkatan, serta tiket pulang, bukti akomodasi, dan bukti dana. |
| Sierra Leone | Paspor berlaku minimal 6 bulan, tiket pulang, dan pembayaran biaya VOA. |
| Somalia | VOA umumnya tersedia di bandara internasional tertentu. Paspor berlaku minimal 6 bulan dan biaya VOA. |
| Tanzania | Paspor berlaku minimal 6 bulan, tiket pulang, serta pembayaran biaya VOA. |
| Togo | Paspor berlaku minimal 6 bulan dan pembayaran biaya VOA saat kedatangan. |
| Zimbabwe | Paspor berlaku minimal 6 bulan, tiket pulang, serta pembayaran biaya VOA. |
Baca juga: Apa itu Arrival Card & Negara yang Mewajibkan Arrival Card Sebelum Landing
Oseania
Bagi pecinta pantai, pulau terpencil, hingga petualangan alam, kawasan Oseania menawarkan sejumlah destinasi menarik namun masih relatif sepi wisatawan.
Negara Oseania yang memberikan Visa on Arrival untuk Indonesia:
| Negara | Catatan/Persyaratan Umum |
|---|---|
| Marshall Islands | Paspor berlaku minimal 6 bulan, tiket pulang/lanjutan, bukti akomodasi, dan bukti dana yang cukup. |
| Niue | Paspor berlaku minimal 6 bulan, tiket pulang/lanjutan, bukti akomodasi, serta harus masuk melalui Selandia Baru sesuai rute penerbangan yang tersedia. |
| Palau | Paspor berlaku minimal 6 bulan, tiket pulang/lanjutan, bukti akomodasi, dan pembayaran biaya kedatangan jika berlaku. |
| Papua New Guinea | Paspor berlaku minimal 6 bulan. Pastikan memenuhi ketentuan Visa on Arrival yang berlaku di pintu masuk internasional. |
| Samoa | Paspor berlaku minimal 6 bulan, tiket pulang/lanjutan, bukti akomodasi, dan bukti dana yang cukup. |
| Tuvalu | Paspor berlaku minimal 6 bulan, tiket pulang/lanjutan, bukti akomodasi, serta pembayaran biaya VOA saat kedatangan. |
Amerika
Negara Amerika yang menyediakan Visa on Arrival atau fasilitas serupa bagi WNI:
| Negara | Catatan/Persyaratan Umum |
|---|---|
| Bolivia | Paspor berlaku minimal 6 bulan, tiket pulang/lanjutan, bukti akomodasi atau tujuan perjalanan, serta pembayaran biaya VOA jika berlaku. |
| Nicaragua | Paspor berlaku minimal 6 bulan, tiket pulang/lanjutan, bukti akomodasi, serta pembayaran biaya masuk (entry fee) sesuai ketentuan yang berlaku. |
Perbedaan Visa on Arrival dan Bebas Visa
Tak sedikit wisatawan menganggap Visa on Arrival (VoA) dan bebas visa adalah hal yang sama. Padahal, keduanya memiliki perbedaan cukup mendasar. Berikut perbandingan perbedaan Visa on Arrival dan bebas Visa alias Visa-Free:
| Aspek | Visa on Arrival (VoA) | Bebas Visa |
|---|---|---|
| Kebutuhan Visa | Tetap memerlukan visa | Tidak memerlukan visa |
| Waktu Pengurusan | Visa diterbitkan saat tiba di negara tujuan | Tidak perlu mengurus visa sama sekali |
| Biaya | Umumnya berbayar, tergantung kebijakan negara | Biasanya gratis |
| Dokumen Pendukung | Dapat memerlukan tiket pulang, bukti akomodasi, atau dokumen tambahan lainnya | Persyaratan umumnya lebih sederhana |
| Proses di Imigrasi | Harus mendatangi loket Visa on Arrival sebelum pemeriksaan imigrasi | Umumnya langsung menuju pemeriksaan imigrasi |
Memahami perbedaan Visa on Arrival dan bebas visa sangat penting sebelum bepergian ke luar negeri. Dengan mengetahui aturan berlaku di negara tujuan, kamu bisa mempersiapkan dokumen persyaratan serta menghindari kendala saat tiba di bandara atau perbatasan.
Baca juga: 4 Destinasi Negara Bebas Visa di Eropa Alias Gak Perlu Visa Schengen
Tips Menggunakan Visa on Arrival
Agar proses masuk negara tujuan berjalan lancar, beberapa hal berikut sebaiknya dipersiapkan:
Pastikan paspor masih berlaku minimal enam bulan.
Siapkan tiket pulang atau tiket menuju negara berikutnya.
Cetak reservasi hotel dan itinerary perjalanan.
Sediakan uang tunai atau kartu pembayaran untuk biaya visa.
Periksa kebijakan terbaru sebelum keberangkatan.
Simpan salinan dokumen perjalanan secara digital.
Persiapan sederhana ini dapat membantu menghindari penolakan masuk atau keterlambatan saat pemeriksaan imigrasi. Ingat, selalu lakukan pengecekan ke situs imigrasi resmi masing-masing negara untuk regulasi terbaru terkait kebijakan Visa on Arrival ini.
Destinasi Populer dengan Visa on Arrival (VoA)
1. Maldives: Liburan Mewah di Tengah Samudra Hindia
Sumber gambar: Pixabay
Maldives menjadi salah satu destinasi Visa on Arrival paling diminati wisatawan Indonesia. Negara kepulauan ini terkenal dengan resort mewah di atas laut, air laut berwarna turquoise nan jernih, serta pantai berpasir putih yang sering muncul dalam daftar destinasi tropis terbaik dunia.
Destinasi populer wajib dikunjungi di Maldives antara lain Male City sebagai ibu kota negara, Pulau Maafushi yang ramah budget traveler, serta berbagai private island resort di Atol Ari dan Atol Baa yang menawarkan pengalaman menginap eksklusif. Selain menjadi tujuan honeymoon favorit, Maldives juga cocok untuk diving, snorkeling, hingga wisata keluarga.
2. Yordania: Menjelajahi Keajaiban Dunia di Petra
Yordania menawarkan kombinasi sejarah, budaya, serta lanskap alam luar biasa. Negara di Timur Tengah ini terkenal sebagai rumah bagi Petra, situs arkeologi berusia lebih dari 2.000 tahun salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia Baru.
Selain Petra, wisatawan juga dapat mengunjungi Wadi Rum yang dijuluki "Lembah Bulan" karena lanskap gurun uniknya, serta menikmati sensasi mengapung di Laut Mati (Dead Sea), salah satu destinasi paling ikonik di dunia.
3. Tanzania: Rumah Safari Terbaik di Dunia
Sumber gambar: Wikimedia
Bagi pencinta alam liar, Tanzania adalah destinasi impian. Negara ini terkenal dengan Serengeti National Park, lokasi berlangsungnya Great Migration yang melibatkan jutaan zebra dan wildebeest setiap tahunnya. Tanzania juga menjadi rumah bagi Gunung Kilimanjaro, gunung tertinggi di Afrika, target utama para pendaki dari seluruh dunia.
Tak hanya safari, destinasi dengan Visa on Arrival untuk WNI ini juga memiliki Zanzibar, sebuah kepulauan eksotis dengan pantai berpasir putih berbingkai laut biru jernih, salah satu destinasi tropis terbaik di Afrika.
4. Madagaskar: Pulau Unik dengan Flora dan Fauna Langka
Madagaskar menawarkan pengalaman wisata sangat berbeda dibanding destinasi lain di Afrika. Sekitar 90% spesies satwa dan tumbuhan di pulau ini tidak ditemukan di tempat lain di dunia, menjadikannya surga bagi pencinta alam dan fotografi.
Salah satu destinasi paling terkenal adalah Avenue of the Baobabs, deretan pohon baobab raksasa, ikon dari Madagaskar. Selain itu, terdapat Tsingy de Bemaraha National Park dengan formasi batu kapur spektakuler, serta Pulau Nosy Be yang terkenal dengan pantai tropis dan aktivitas menyelamnya.
5. Palau: Surga Diving Kelas Dunia di Pasifik
Palau merupakan salah satu hidden gem di kawasan Pasifik yang semakin populer di kalangan wisatawan internasional. Negara kepulauan ini dikenal sebagai salah satu destinasi menyelam terbaik di dunia berkat kejernihan air lautnya, terumbu karang masih sangat terjaga, serta keanekaragaman biota laut luar biasa.
Destinasi paling terkenal di Palau adalah Rock Islands Southern Lagoon yang berstatus Situs Warisan Dunia UNESCO, Jellyfish Lake yang unik karena dihuni jutaan ubur-ubur tidak menyengat, serta Blue Corner, salah satu spot diving terbaik di dunia. Bagi pecinta wisata bahari, destinasi dengan Visa on Arrival satu ini menawarkan pengalaman sulit ditemukan di destinasi lain.
Wujudkan Bucket List Tanpa Ribet Urusan Visa dengan SPUN
Sekarang kamu sudah memahami apa itu Visa on Arrival atau VoA dan bagaimana sistem ini bekerja. Singkatnya, VoA adalah visa yang diterbitkan ketika wisatawan tiba di negara tujuan sehingga proses pengurusannya relatif lebih praktis dibanding visa reguler.
Bagi pemegang paspor Indonesia, terdapat sekitar 35 negara yang menyediakan fasilitas Visa on Arrival, mulai dari Maldives, Qatar, dan Sri Lanka di Asia, hingga Tanzania, Seychelles, dan Mauritius di Afrika, serta sejumlah negara menarik di Oseania hingga Amerika Tengah.
Jika destinasi impianmu masih belum termasuk dalam daftar negara dengan VoA untuk WNI, tak perlu khawatir. Karena, lewat profesional platform SPUN, pengajuan visa reguler jadi tak kalah mudah. Mulai dari Visa Schengen untuk jalan-jalan ke Eropa, Visa Waiver Jepang yang 100% online, atau Visa Double-Entry ke China jika kamu suka bolak-balik jelajahi negeri tirai bambu.
Dengan SPUN mengurus kebutuhan visa untuk berbagai destinasi internasional jadi lebih praktis serta transparan, sehingga kamu bisa lebih fokus mempersiapkan perjalanan impian berikutnya.