Menjelajahi 14 Daya Tarik Wisata Kota Chongqing di China: Surga Tersembunyi di Barat Daya Tiongkok

Chongqing adalah salah satu kota paling unik di Tiongkok. Kota ini dijuluki sebagai ‘City of Hills’ dan ‘Magic City’ karena struktur kotanya yang bertingkat-tingkat, jembatan berlapis, gedung-gedung megah berdiri di tepi sungai, hingga lorong-lorong kota yang seakan membawa kamu ke dunia lain. Jika kamu sedang merencanakan wisata Chongqing, kamu bakal menemukan perpaduan budaya kuno, teknologi modern, juga kuliner pedas legendaris. Yuk, simak panduan wisata di Chongqing lengkap berikut ini!

Baca juga: Menyusuri Kota Shanghai dan Pesona Wisatanya

Cara Menuju Chongqing

Chongqing termasuk hub besar di Tiongkok bagian barat daya, sehingga akses dari Asia Tenggara cukup mudah. Ada dua opsi cara ke Chongqing paling umum:

1. Penerbangan langsung ke Chongqing Jiangbei International Airport

Beberapa maskapai menawarkan penerbangan direct dari kota-kota besar Asia Tenggara menuju Chongqing Jiangbei International Airport (CKG), salah satu bandara tersibuk di Tiongkok. Dengan durasi penerbangan rata-rata sekitar 6 jam untuk penerbangan dari Jakarta.

Dari bandara ke pusat kota, kamu bisa naik:

  • Metro Line 10 (paling murah sekaligus mudah)

  • Airport Shuttle Bus

  • Taksi/ride-hailing (Didi)

Waktu tempuh: 25-45 menit, tergantung lokasi hotel.

2. Transit di Guangzhou, Shenzhen, Shanghai, atau Hong Kong

Jika kota kamu belum menemukan penerbangan langsung, pilihan terbaik adalah transit di salah satu kota hub besar di China seperti Guangzhou, Shenzhen, Shanghai atau Hong Kong lalu dilanjutkan dengan penerbangan domestik ke Chongqing.

Selain tiket pesawat, jangan lupa persiapkan juga dokumen perjalanan penting lainnya, yakni visa perjalanan. Untungnya, kini semua keperluan visa ke China bisa kamu ajukan secara praktis lewat platform SPUN.

Destinasi Wisata Chongqing Terbaik

1. Hongya Cave (Hongyadong)

Wisata di Congqing - Hongyadong - Unsplash

Sumber gambar: Unsplash

Hongya Cave adalah ikon wisata Chongqing yang wajib kamu kunjungi, terutama jika kamu baru pertama kali datang. Kompleks bangunan bertingkat 11 lantai ini mengikuti kontur tebing Sungai Jialing dan memamerkan arsitektur tradisional stilts house khas Ba-Yu. Di malam hari, bangunan ini menyala dengan ribuan lampu kuning keemasan, membuat suasana terasa seperti dunia fantasi.

Selain sebagai spot foto paling populer, destinasi wisata di Chongqing ini juga dipenuhi restoran lokal, kedai camilan khas Chongqing, bar dengan pemandangan sungai, hingga toko oleh-oleh unik. Masuk ke Hongya Cave gratis, jadi kamu bisa menikmati suasananya tanpa harus membeli tiket.

Cara ke sana:

  • Dari Stasiun Chongqing Railway atau Bandara Internasional Jiangbei, Naik Chongqing Metro Line 2 dan turun di Linjiangmen Station, keluar dari Exit B, lalu jalan kaki ±10 menit ke Hongyadong.

  • Bisa juga naik taksi atau Didi (ride-hailing China), dengan estimasi waktu tempuh dari pusat kota sekitar 20–30 menit.

Tiket Masuk: Gratis, namun disarankan tetap menyiapkan budget untuk belanja atau makan di dalam area.

2. Liziba Station - Kereta yang Menembus Gedung

Wisata Chongqing - Liziba Station

Sumber gambar: Wikimedia

Salah satu spot paling viral dalam wisata Chongqing modern. Liziba Monorail Station terkenal karena jalur monorail yang benar-benar menembus sebuah gedung apartemen, menciptakan ilusi seolah-olah kereta keluar dari dinding.

Untuk mencobanya, kamu cukup naik Chongqing Rail Transit Line 2 lalu turun di Liziba Station. Dari platform, kamu bisa mengabadikan momen saat kereta memasuki gedung. Tidak ada tiket wisata khusus. Kamu hanya perlu membeli tiket metro biasa, sekitar 2-6 CNY tergantung jarak.

Panduan transportasi: Menggunakan Metro Line 2 untuk turun atau melewati Liziba Station, atraksi utamanya.

Tiket Masuk: Gratis, cukup membeli tiket metro biasa sekitar 2-6 CNY.

3. Ciqikou Ancient Town

Wisata di Congqing - Ciqikou Ancient Town

Sumber gambar: Wikimedia

Ciqikou Ancient Town adalah tempat terbaik untuk merasakan atmosfer Chongqing tempo dulu. Kota tua ini dipenuhi jalan-jalan sempit, bangunan kayu tradisional, toko teh kuno, gang-gang antik, serta pertunjukan opera Sichuan yang bisa kamu tonton secara langsung.

Berkunjung ke objek wisata Chongqing ini, kamu bisa mencicipi berbagai kuliner lokal seperti tofu pedas, lianggao, hingga grilled skewers khas Ciqikou.

Untuk masuk ke kawasan wisata Chongqing ini gratis, namun beberapa kuil atau atraksi di dalamnya mungkin memiliki tiket berbeda mulai dari 5-20 CNY.

Cara ke sana:

  • Naik Metro Line 1, turun di Ciqikou Station, keluar di Exit 1 atau 2. Lanjut jalan kaki sekitar 10 menit ke area kota tua.

Tiket Masuk: Gratis menjelajahi kawasan, tiket hanya berlaku jika kamu masuk ke museum atau galeri di dalamnya (kisaran CNY 10–20 tergantung tempat).

4. Raffles City Chongqing - The Crystal Skybridge

Wisata Chongqing - Raffles City Chongqing - The Crystal Skybridge -

Sumber gambar: Wikimedia

Raffles City Chongqing berada di area Jiefangbei dan merupakan salah satu landmark modern paling mencolok di skyline Chongqing. The Crystal Skybridge atau “Sky Corridor” berada di puncak gedung berbentuk kapal melintang di atas beberapa tower megah.

Dari observatory deck ini, kamu bisa melihat pertemuan Sungai Yangtze dan Sungai Jialing, gedung-gedung futuristik, serta sunset nan dramatis.

Panduan transportasi: Naik Metro Line 1 / Line 6 dan turun di Chaotianmen Station

Tiket Masuk: Harga tiket observasi The Crystal di objek wisata Chongqing ini bisa didapatkan dengan harga sekitar 160-180 CNY per orang. Bisa kamu booking lewat platform seperti Klook atau Trip.

5. Three Gorges Museum: Menyelami Sejarah dan Budaya Chongqing

Sumber gambar: westchinago.com

Untuk mengenal lebih dalam identitas dan sejarah panjang kota Chongqing, Three Gorges Museum adalah destinasi edukatif yang wajib kamu datangi. Museum ini menyimpan lebih dari 170.000 artefak yang menggambarkan evolusi Chongqing dari kota kuno menjadi kota metropolitan seperti sekarang.

Kamu akan menemukan pameran khusus tentang Proyek Bendungan Tiga Ngarai, salah satu proyek teknik terbesar di dunia, serta galeri yang menampilkan kehidupan masyarakat lokal sepanjang aliran Sungai Yangtze. Ini adalah tempat terbaik untuk memahami pentingnya posisi strategis Chongqing China sebagai pintu gerbang ke wilayah barat daya.

Cara ke sana:

  • Naik Chongqing Metro Line 2 dan turun di Zengjiayan Station (Exit D), Museum hanya berjarak sekitar 5 menit jalan kaki dari stasiun ini.

Tiket Masuk: Gratis untuk umum.

6. Yangtze River Cableway: Melayang di Atas Sungai Terpanjang di Asia

Sumber gambar: Wikipedia

Mau pengalaman yang benar-benar ikonik di Chongqing China? Naiklah ke Yangtze River Cableway. Gondola gantung sepanjang 1.166 meter ini menghubungkan dua sisi Sungai Yangtze, menawarkan panorama kota yang spektakuler dari ketinggian.

Kamu akan melihat langsung betapa dramatisnya struktur vertikal kota Chongqing, dengan gedung-gedung tinggi yang tampak seperti menempel di lereng bukit, jalan bertingkat yang saling bersilangan, dan sungai besar yang membelah kota. Ini bukan sekadar transportasi, tapi juga salah satu daya tarik wisata Chongqing yang tak boleh dilewatkan.

Cara ke sana:

  • Naik Metro Line 1 ke Xiaoshizi Station, keluar dari Exit 5, dan jalan kaki sekitar 5 menit ke stasiun kabel gantung. 

Tiket masuk:

Harga tiket cableway mulai dari 20 CNY untuk sekali jalan hingga 30 CNY untuk pulang-pergi dengan rute dari Xinhua Road Station ke Shangxin Street Station. Tiket dapat dibeli langsung di loket resmi atau melalui platform online seperti Klook atau Trip.

7. Jiefangbei CBD: Detak Jantung Kota Chongqing China

Wisata di Congqing - jiefangbei

Sumber gambar: Unsplash

Jika kamu ingin menyaksikan langsung transformasi urban yang menakjubkan, Jiefangbei adalah jawabannya. Kawasan pusat bisnis ini menjadi simbol kemajuan ekonomi Chongqing China, lengkap dengan gedung pencakar langit, pusat perbelanjaan mewah, hotel bintang lima, dan jaringan transportasi bawah tanah yang efisien.

Di tengah-tengahnya berdiri Monumen Pembebasan Rakyat (Jiefangbei), yang menjadi landmark bersejarah sekaligus titik temu populer. Setelah puas berbelanja, kamu bisa mencicipi kuliner malam khas wisata Chongqing seperti grilled fish dan spicy skewers di warung pinggir jalan yang selalu ramai.

Cara ke sana:

  • Naik Metro Line 1 atau Line 2, dan turun di Jiaochangkou Station atau Linjiangmen Station. Keduanya berada tepat di kawasan Jiefangbei. Dari Hongyadong, kamu bahkan bisa jalan kaki ±10 menit.

Baca juga: Wisata Kuliner Street Food Taiwan Paling Hits

8. Dazu Rock Carvings: Warisan Dunia yang Menakjubkan

Sumber gambar: Wikimedia

Dazu Rock Carvings adalah kumpulan ukiran batu di tebing-tebing sekitar distrik Dazu, sekitar 2 jam dari pusat kota Chongqing. Diakui sebagai Warisan Dunia UNESCO, situs ini mencerminkan ajaran Buddha, Taoisme, dan Konfusianisme melalui lebih dari 50.000 patung dan inskripsi.

Tempat ini bukan hanya menyimpan nilai artistik tinggi, tapi juga spiritual. Banyak pengunjung merasa tersentuh oleh keindahan dan makna mendalam yang tertanam dalam setiap relief. Ini membuktikan bahwa wisata Chongqing bukan hanya soal pemandangan, tapi juga pengalaman spiritual yang kuat.

Cara ke sana:

  • Dari pusat kota Chongqing, naik kereta cepat dari Chongqing North Railway Station ke Dazu Station (±1 jam). Dari stasiun, lanjut bus lokal atau taksi ke lokasi ukiran batu (sekitar 20–30 menit). Alternatif lainnya gunakan bus langsung dari Chen Jiaping Bus Station ke Dazu Passenger Station.

Tiket Masuk (Baoding Scenic Area): Sekitar CNY 120–140 (tergantung musim), booking tiket tersedia via Dianping, atau on the spot.

9. Wulong Karst National Geology Park: Surga Alam Chongqing China

Sumber gambar: Getty Images

Jika kamu penyuka wisata alam ekstrem dan eksplorasi goa, maka Wulong Karst adalah destinasi wajib. Terletak sekitar 130 km dari pusat kota Chongqing, taman geologi ini menawarkan lanskap karst yang spektakuler: jembatan batu alami, lembah dalam, dan gua-gua besar dengan stalaktit dan stalagmit yang memukau.

Wulong juga terkenal karena menjadi lokasi syuting film “Transformers: Age of Extinction”. Trekking di kawasan ini memberikan pengalaman menyatu dengan alam liar, sekaligus menyadarkan betapa megahnya potensi ekowisata di Chongqing China.

Cara ke sana:

  • Naik kereta cepat dari Chongqing North Railway Station ke Wulong Railway Station (sekitar 2–2,5 jam). Lanjutkan perjalanan dengan bus shuttle atau taksi lokal ke area park (20–40 menit, tergantung destinasi yang terdapat di dalam kawasan seperti tiga Jembatan Alam, Gua Furong, dan lainnya.

Tiket Masuk (paket area utama): Sekitar CNY 135–160, tergantung musim dan area yang dikunjungi. Shuttle dalam taman biasanya tambahan CNY 15–40.

10. Fengdu Ghost City

Wisata Chongqing - Fengdu Ghost City

Sumber gambar: Wikimedia

Fengdu Ghost City merupakan salah satu destinasi wisata Chongqing paling unik sekaligus penuh nilai budaya. Kota ini berada di tepi Sungai Yangtze dan terkenal karena kompleks kuil, patung, hingga gerbang yang menggambarkan perjalanan roh setelah meninggal menurut mitologi Tao dan Buddhisme Tiongkok.

Atmosfernya berbeda dari destinasi wisata Chongqing lainnya, tenang, penuh simbol spiritual, serta kaya cerita tentang kehidupan setelah kematian. Kamu akan berjalan melewati spot-spot dengan nama ikonik seperti Gate of Hell, Bridge of Helplessness, hingga Hall of the King of Heaven.

Panduan transportasi: Sulit diakses dengan transportasi publik, sehingga opsi paling ideal adalah mengikuti tour river cruise

Harga tiket masuk: sekitar 120 RMB per orang, biasanya dijual dalam bentuk paket bundling dengan Yangtze River Cruise yang bisa kamu pesan lewat platform seperti GetYourGuide atau sejenisnya.

11. Eling Park: Tempat Terbaik Menyaksikan Panorama Kota

Eling Park adalah taman klasik bergaya Tiongkok yang terletak di puncak bukit di tengah kota Chongqing. Dari puncak menara observasinya, kamu bisa melihat pemandangan 360 derajat kota yang memesona. Mulai dari pertemuan Sungai Yangtze dan Jialing hingga jajaran gedung-gedung modern.

Waktu terbaik ke sini adalah saat matahari terbenam, ketika langit oranye keemasan memantul di permukaan sungai dan gedung-gedung mulai menyala. Tempat ini sering menjadi lokasi foto pre-wedding lokal, dan sangat cocok untuk healing sejenak dari hiruk-pikuk Chongqing China.

Cara ke sana:

  • Naik Metro Line 1, turun di Elingsi Station, keluar dari Exit 2, lalu jalan kaki sekitar 5–10 menit.

Tiket Masuk: Gratis, biaya tambahan berlaku untuk naik ke menara observasi: ±CNY 10–15.

12. Yangtze River Cruise

Wisata Chongqing - Yangtze River Cruise

Sumber gambar: Thomas Rosquin

Salah satu pengalaman paling ikonik wisata di Chongqing adalah menyusuri Sungai Yangtze, sungai terpanjang di Asia yang menjadi urat nadi peradaban Tiongkok. Banyak wisatawan memilih memulai atau mengakhiri pelayaran di Chongqing karena kota ini merupakan salah satu pelabuhan utama jalur Three Gorges Cruise.

Beberapa hal menarik dari Yangtze River Cruise:

  • Pemandangan Three Gorges nan megah, Qutang Gorge, Wu Gorge, dan Xiling Gorge, dengan tebing-tebing raksasa bak membelah langit.

  • Budaya lokal, termasuk kunjungan ke desa-desa tradisional hingga kuil kuno di sepanjang tepian sungai.

  • Pengalaman kapal premium, mulai dari kabin nyaman, restoran elegan, hingga aktivitas onboard seperti kelas teh, pertunjukan budaya, dan spa.

  • Durasi fleksibel, umumnya 3-4 hari untuk rute populer antara Chongqing dan Yichang.

Jika kamu ingin menikmati wisata Chongqing dari perspektif lebih tenang namun tak kalah dramatis, pelayaran ini menjadi pilihan terbaik, terutama bagi traveler yang suka perjalanan santai tanpa terburu waktu.

Panduan transportasi: Umumnya Yangtze River Cruise berangkat dari Chaotianmen Port, yang berada di pusat kota Chongqing. Kamu bisa naik Metro Line 1 atau Line 6 dan turun di Chaotianmen Station lalu lanjutkan dengan jalan kaki sedikit atau taxi tergantung lokasi dermaga kapal.

13. Chongqing Hot Springs: Relaksasi Sejati ala China Barat Daya

Tak lengkap menjelajahi wisata Chongqing tanpa mencoba pemandian air panasnya. Karena letaknya di area geothermal aktif, Chongqing China punya banyak hot spring alami berkualitas tinggi.

Beberapa spot populer meliputi Ronghui Hot Springs Resort, Tongjing Hot Springs, dan Beibei North Hot Spring. Berendam di sini sambil menikmati pemandangan alam atau pegunungan menjadi cara ideal untuk menutup petualanganmu di kota Chongqing.

Beberapa pilihan dan cara ke sana:

  • Beibei North Hot Spring (北碚北温泉)

    • Naik Metro Line 6 ke Beibei Station, lanjut bus lokal atau taksi 15 menit.

    • Tiket: CNY 60–120, tergantung fasilitas.

  • Ronghui Hot Springs Resort (融汇温泉)

    • Naik Metro Line 1 ke Shapingba Station, lalu taksi ±10 menit.

    • Tiket: CNY 138–168, tergantung musim.

  • Tongjing Hot Spring (统景温泉)

    • Naik mobil pribadi/taksi ±1,5 jam dari pusat Chongqing.

    • Tiket: CNY 98–150, tergantung paket dan fasilitas.

14. Chongqing Hotpot Experience

Wisata Chongqing - Hotpot

Sumber gambar: Wikimedia

Hotpot bukan sekadar makanan, tetapi pengalaman budaya di Chongqing. Kuah merah nan pedas, sedapnya chilly oil, irisan daging tipis, hingga sayuran segar membuat hotpot Chongqing terkenal ke seluruh dunia.

Beberapa restoran hotpot populer untuk wisata kuliner Chongqing:

  • Dezhuang Hotpot

  • Qinma Hotpot

  • Xiaolongkan Hotpot

Harga per orang: mulai dari 80-150 CNY, tergantung restoran.

Panduan transportasi: Umumnya berada di area pusat kota (Jiefangbei, Guanyinqiao) bisa diakses dengan Metro Line 1, 2 atau 6 dengan perhentian menyesuaikan lokasi restoran.

Waktu Terbaik Mengunjungi Chongqing

Chongqing memiliki iklim subtropis lembab dengan karakter cuaca cukup ekstrem, terutama di musim panas. Karena itulah memilih waktu tepat sangat penting untuk pengalaman wisata Chongqing yang nyaman. Untuk pengalaman paling nyaman wisata di Chongqing, musim semi dan musim gugur adalah periode paling pas.

Musim Semi (Maret-Mei) - Periode paling ideal

Di musim ini, suhu rata-rata berada di kisaran 15-25°C. Cuaca cerah, tidak terlalu lembab, dan bunga-bunga mulai bermekaran. Kelebihan berkunjung pada musim semi:

  • Cocok untuk eksplorasi luar ruangan seperti Wulong Karst

  • Suasana kota lebih segar dan tidak berkabut seperti musim dingin

  • Lebih nyaman untuk berjalan kaki di area seperti Ciqikou Ancient Town atau Jiefangbei

Musim Gugur (September-November) - Cuaca stabil dan nyaman

Suhu berkisar 18-28°C, dengan tingkat kelembapan lebih rendah. Musim ini paling disukai turis karena langit biasanya lebih jernih. Kelebihan wisata Chongqing di musim gugur:

  • Ideal untuk fotografi Hongya Cave dan skyline Chongqing

  • Tidak terlalu ramai dibanding musim panas

  • Mudah untuk sightseeing sepanjang hari

Baca juga: Tak Cuma Beijing, Ini Destinasi Kota di China Populer untuk Wisata

Persiapan Penting Sebelum Liburan ke Kota Chongqing

Sebelum menjelajahi semua keajaiban Chongqing China, pastikan kamu sudah mempersiapkan beberapa hal berikut:

  • Visa ke China: Untuk WNI, visa masih wajib. Kamu bisa dengan mudah mengajukan secara online melalui SPUN, platform terpercaya untuk mengurus Visa China tanpa ribet.

  • Waktu terbaik: Hindari musim panas (Juli–Agustus) karena kelembaban tinggi. Idealnya, kunjungilah saat musim semi atau gugur.

  • Transportasi: Sistem metro kota Chongqing sangat luas dan terintegrasi, meski topografi berbukit bisa jadi tantangan. Unduh peta metro sebelum tiba.

  • Bahasa: Bahasa Mandarin adalah bahasa utama. Banyak warga belum fasih berbahasa Inggris, jadi siapkan aplikasi penerjemah untuk komunikasi dasar.

  • Kuliner lokal: Wisata kuliner di Chongqing China adalah bagian tak terpisahkan dari petualangan. Tapi siapkan mental (dan perut) karena tingkat kepedasan makanan di sini tergolong ekstrem!

Panduan Transportasi di Chongqing

1. Chongqing Rail Transit (CRT) - Metro pilihan utama

CRT adalah cara paling praktis untuk menjelajahi wisata Chongqing. Jaringannya luas mencakup banyak area wisata populer, seperti:

  • Liziba Station

  • Jiefangbei

  • Hongya Cave

  • Raffles City

  • Stasiun menuju cableway

Keunggulan CRT:

  • Harga tiket murah, 2-10 CNY tergantung jarak

  • Tersedia signage berbahasa Inggris

  • Tidak macet meski kota sangat padat

  • Banyak stasiun berada dalam mall atau dekat area wisata

Tips: Gunakan Line 1, Line 2, dan Line 6 untuk menjangkau sebagian besar destinasi turis.

2. Bus Kota

Bus kota sangat luas jangkauannya dan tarifnya murah, umumnya 2 CNY sekali naik. Kelebihan opsi ini adalah bisa mencapai area yang tidak dilewati metro. Namun, sayangnya semua informasi biasanya hanya dalam bahasa Mandarin sehingga tidak direkomendasikan bagi turis pemula karena rutenya membingungkan

3. Taksi & Ride-Hailing (Didi)

Taksi di Chongqing masih terjangkau. Tersedia pula aplikasi ride-hailing Didi sebagai alternatif cukup nyaman. Namun, banyak pengemudi mungkin masih tidak bisa bahasa Inggris, jadi siapkan alamat dalam bahasa Mandarin atau peta digital.

Baca juga: Panduan Transportasi Publik di Hong Kong dengan Octopus Card

Wujudkan Mimpi Menjelajah Chongqing China Bersama SPUN

Kamu tertarik menjelajahi keunikan kota Chongqing dan semua keindahan yang ditawarkan? Jangan tunda lebih lama. Buat rencana perjalananmu sekarang dan mulai dari yang paling penting: urus visamu. Dengan SPUN pengajuan visa jadi praktis, cepat, nyaman, dan transparan. Termasuk visa ke China hingga visa ke berbagai destinasi populer dunia lainnya, mulai dari visa Schengen, visa Japan Waiver, visa turis Korea Selatan, dan masih banyak lagi!

Dibanding kota-kota besar lain di Tiongkok, Chongqing China memang lebih misterius. Tapi justru itulah daya tariknya. Kota Chongqing adalah destinasi yang menawarkan segala hal dalam satu tempat: keindahan alam, kekayaan sejarah, budaya lokal yang hidup, dan wajah modern yang progresif.

Dari Hongya Cave yang memesona hingga keheningan spiritual di Dazu Rock Carvings, setiap sudut wisata Chongqing memberikan pengalaman yang kaya dan bermakna. Saatnya kamu melihat langsung dan membuktikan sendiri: Chongqing China bukan sekadar kota biasa, destinasi ini adalah pengalaman perjalanan sekali seumur hidup.

Previous
Previous

Mengenal Green Card Amerika dan Diversity Visa: Panduan Lengkap untuk Pemula

Next
Next

Perbedaan E-Paspor, E-Paspor Polikarbonat, dan Paspor Biasa: Mana yang Terbaik?