Perbedaan E-Paspor, E-Paspor Polikarbonat, dan Paspor Biasa: Mana yang Terbaik?

Buat kamu yang hobi traveling atau sedang merencanakan perjalanan ke luar negeri dalam waktu dekat, memahami perbedaan e-paspor, e-paspor polikarbonat, dan paspor biasa itu penting banget. Tidak hanya soal kemudahan saat imigrasi, tetapi juga menyangkut keamanan data, masa berlaku dokumen, hingga manfaat tambahan seperti proses visa lebih cepat di beberapa negara.

Selain itu, kamu juga perlu memperhatikan masa berlaku paspor, karena hampir semua negara mensyaratkan paspor masih berlaku minimal 6 bulan saat keberangkatan. Jika masa berlaku paspor sudah di bawah 6 bulan, kamu tidak diperbolehkan melakukan  penerbangan internasional dan harus segera melakukan perpanjangan paspor.

Mari kita pahami jenis-jenis paspor Indonesia terbaru, karakteristik masing-masing, cara membedakannya, hingga tips menentukan paspor paling pas untuk kebutuhan perjalananmu.

Baca juga: 70+ Destinasi Negara Bebas Visa untuk Warga Indonesia: Liburan Ke Luar Negeri Tanpa Ribet!

Jenis-Jenis Paspor di Indonesia

1. Apa Itu Paspor Biasa?

Paspor biasa adalah paspor standar yang selama bertahun-tahun digunakan oleh WNI untuk perjalanan internasional. Paspor ini tidak memiliki chip elektronik penyimpan data biometrik. Ciri utamanya:

  • Data pemegang paspor dicetak di halaman biodata berbahan kertas atau laminasi.

  • Tidak memiliki lambang chip di sampul.

  • Proses pemeriksaan bisa sedikit lebih lama dibanding e-paspor.

  • Masih berlaku dan diakui secara internasional.

Jika kamu jarang bepergian, paspor biasa sebenarnya sudah cukup. Namun, jika kamu termasuk traveler rutin keluar masuk negara lain, terutama negara dengan sistem imigrasi ketat, opsi lain bisa jauh lebih efisien.

Perbedaan E-Paspor, E-Paspor Polikarbonat, dan Paspor Biasa

2. Apa Itu E-Paspor?

E-passport (paspor elektronik) adalah paspor yang dilengkapi chip berisi data biometrik pemegang paspor seperti sidik jari dan foto wajah. Chip ini meningkatkan akurasi pemeriksaan imigrasi dan mempersulit pemalsuan. Ciri-ciri E-Paspor:

  • Ada simbol chip di bagian depan sampul.

  • Halaman biodata masih berbahan kertas, tetapi chip elektronik ditanam di dalam sampul.

  • Bisa digunakan untuk autogate di beberapa bandara.

  • Mendukung kemudahan pengajuan visa ke negara-negara tertentu.

Salah satu manfaat yang paling terkenal adalah kemudahan mendaftar visa waiver Jepang bagi pemegang e-paspor. Bagi traveler yang sering ke Asia Timur, e-paspor memberi value lebih besar.

Apply Visa Waiver Jepang

3. Apa Itu E-Paspor Polikarbonat?

Jenis paspor elektronik paling baru di Indonesia adalah e-paspor polikarbonat, yaitu e-passport yang halaman biodatanya dibuat dari material polikarbonat (plastik keras berlapis-lapis). Bahan ini lebih aman, lebih tahan lama, dan jauh lebih sulit dipalsukan.

Keunggulan E-Paspor Polikarbonat:

  • Halaman biodata tampak seperti kartu identitas modern dengan lapisan plastik tebal.

  • Data pemegang paspor diukir menggunakan laser sehingga sangat presisi dan anti-manipulasi.

  • Ketahanan fisik lebih kuat dibanding paspor kertas.

  • Chip biometrik lebih terlindungi sehingga kinerjanya lebih stabil.

E-paspor polikarbonat ini saat ini menjadi paspor paling aman dan modern yang diterbitkan Indonesia. Buat travelers yang sering bepergian, peningkatan keamanan ini sangat membantu untuk mempercepat proses pemeriksaan perbatasan di banyak negara.

Apply Paspor Polikarbonat Elektronik Indonesia

Perbedaan E-Paspor, E-Paspor Polikarbonat, dan Paspor Biasa

Jenis Paspor Teknologi Bahan Halaman Biodata Ketahanan Kemudahan Imigrasi Durasi Paspor*
Paspor Biasa Non-chip Kertas Baik Pemeriksaan manual 5 tahun & 10 tahun
E-Paspor Chip biometrik Kertas Baik Bisa autogate 5 tahun & 10 tahun
E-Paspor Polikarbonat Chip biometrik + laser engraving Polikarbonat Sangat baik Bisa autogate 5 tahun & 10 tahun

*Untuk jenis paspor dengan masa berlaku 10 tahun hanya berlaku untuk Warga Negara Indonesia (WNI) berusia 17 tahun ke atas serta sudah memiliki e-KTP

Baca juga: Apa itu Arrival Card & Negara yang Mewajibkan Arrival Card Sebelum Landing

Mana yang Lebih Baik untuk Traveling?

Kalau tujuanmu adalah kenyamanan, efisiensi, serta kemudahan saat pengajuan visa, e-paspor, terutama e-paspor polikarbonat adalah pilihan terbaik. Namun masing-masing tetap punya kelebihan tergantung kebutuhan:

  • Paspor biasa: cocok untuk kamu yang jarang bepergian.

  • E-paspor: bagus untuk traveler yang cukup rutin bepergian.

  • E-paspor polikarbonat: ideal untuk frequent travelers yang butuh keamanan dan daya tahan maksimal.

Notes: Buat pemegang e-paspor Indonesia yang ingin ke Jepang, kamu bisa mengajukan JAVES (Japan Visa Exemption System). Dengan sistem ini, kamu tidak perlu mengurus visa Jepang reguler, selama memenuhi syarat yang ditentukan.

Jika saat ini paspor kamu masih berupa paspor biasa atau bahkan belum memiliki paspor sama sekali. Tak perlu khawatir karena kamu bisa lakukan pengajuan e-paspor dengan mudah lewat platform SPUN. Sudah punya paspor elektronik tapi sudah hampir kadaluarsa? Di SPUN kamu juga bisa ajukan perpanjangan paspor elektronik secara praktis.

Keunggulan utama mengurus paspor lewat SPUN adalah kemudahannya untuk kamu yang:

  • Tidak ingin repot menunggu lama ketersediaan slot biometrik paspor di kantor imigrasi terdekat, dan

  • Membutuhkan layanan percepatan, bahkan selesai dalam 1 hari di kantor imigrasi (Kanim) tertentu sesuai pilihan kamu.

Dengan proses yang lebih efisien dan fleksibel, SPUN menjadi solusi praktis untuk berbagai kebutuhan dokumen perjalanan, baik pembuatan baru maupun perpanjangan paspor.

Apply E-Paspor Indonesia

Stay Ready untuk Perjalanan Keluar Negeri bersama SPUN 

Memahami perbedaan e-paspor, e-paspor polikarbonat, dan paspor biasa membantu kamu menentukan dokumen perjalanan paling sesuai dengan gaya traveling-mu. Semakin sering kamu bepergian, semakin terasa manfaat paspor elektronik dalam mempercepat proses imigrasi serta meningkatkan keamanan perjalanan internasionalmu.

Kalau kamu sudah siap dengan paspor dan mau mulai mengurus visa, kamu juga bisa menggunakan layanan aplikasi visa yang jauh lebih mudah lewat SPUN. Prosesnya online, cepat, serta tersedia untuk berbagai negara, termasuk berbagai destinasi populer seperti visa Schengen, visa turis Australia, visa turis Korea Selatan, hingga visa Umroh ataupun visa untuk perjalanan bisnis hingga untuk kebutuhan lainnya.

Previous
Previous

Menjelajahi 14 Daya Tarik Wisata Kota Chongqing di China: Surga Tersembunyi di Barat Daya Tiongkok

Next
Next

Perbandingan Visa Jepang Waiver vs Visa Single Entry, Mana yang Lebih Pas Untukmu?