Udah mulai cari tiket untuk liburan keliling beberapa negara Eropa atau mempersiapkan perjalanan bisnis, tapi belum mengurus visa? Wajar kalau kamu masih punya banyak pertanyaan, mulai dari harus mengajukan visa ke mana, apa saja yang perlu disiapkan, sampai proses mana yang bisa dilakukan dari rumah tanpa harus datang ke kedutaan.
Mengurus visa Schengen memang bisa terasa membingungkan dan khawatir salah langkah, apalagi kalau ini pertama kalinya kamu mengajukan visa. Sebelum memilih agen visa Schengen yang terpercaya, ada baiknya kamu memahami dulu proses pengajuannya. Sebagian besar tahap bisa dilakukan secara online dari rumah dibantu melalui platform visa digital, sementara satu tahap lainnya mengharuskanmu datang langsung.
Terlepas dari proses pengajuannya, keputusan visa disetujui atau tidak tetap berada di tangan kedutaan atau konsulat negara tujuan.
Ringkasan
Sebagian besar proses pengajuan visa Schengen bisa dilakukan secara online, mulai dari menyiapkan dokumen hingga memantau status aplikasi.
Pemohon wajib datang langsung ke Visa Application Center (VAC) saat appointment biometrik untuk pengambilan sidik jari dan foto.
Ajukan visa ke negara tempat kamu akan tinggal paling lama. Kalau durasi tinggal di setiap negara sama, ajukan visa ke negara yang pertama kali kamu kunjungi.
Pengajuan visa bisa dilakukan paling cepat 6 bulan sebelum tanggal keberangkatan dan paspor akan ditahan oleh pihak kedutaan selama prosesnya berlangsung.
Pemohon bisa mendapat pengecualian biometrik jika memenuhi syarat yang berlaku. Namun, kelayakannya tetap perlu dikonfirmasi ke kedutaan.
Apa Itu Visa Schengen dan Bagaimana Menentukan Negara Tujuan?
Visa Schengen adalah visa kunjungan singkat ke negara-negara di kawasan Schengen, dengan masa tinggal hingga 90 hari dalam periode 180 hari [home-affairs.ec.europa.eu]. Visa Schengen berlaku untuk perjalanan ke negara-negara di kawasan Schengen. Jadi, kalau kamu berencana liburan ke beberapa negara sekaligus, cukup ajukan satu visa Schengen. Misalnya, kamu mengajukan visa melalui Belanda, lalu bisa melanjutkan perjalanan ke Jerman, Prancis, Denmark, dan negara Schengen lainnya selama masa berlaku visa. Masa tinggal, masa berlaku visa, dan jenis single atau multiple entry ditentukan oleh kedutaan [spun.global].
Visa Schengen memungkinkan kamu tinggal di kawasan Schengen maksimal 90 hari dalam periode 180 hari. Artinya, jatah tinggal ini dihitung dari total hari yang kamu habiskan di kawasan Schengen, bukan di-reset setiap kali kamu keluar.
Misalnya, kamu liburan selama 20 hari di bulan Januari, 20 hari di bulan Februari, dan 50 hari di bulan Maret. Totalnya sudah 90 hari. Jadi, kamu tidak bisa kembali ke kawasan Schengen pada bulan Mei jika belum ada jatah hari tinggal yang tersedia.
Jatah tinggal ini tidak otomatis di reset setiap enam bulan. Kamu perlu menghitung kembali periode 180 hari berjalan untuk mengetahui kapan bisa masuk lagi dan berapa lama kamu boleh tinggal, selama visa masih berlaku.
Salah satu persyaratan penting saat mengajukan visa Schengen adalah memilih negara tujuan pengajuan visa yang tepat. Berdasarkan Schengen Visa Code, ada aturan yang perlu kamu ikuti [eur-lex.europa.eu]:
Kalau kamu mengunjungi beberapa negara, ajukan visa ke negara dimana kamu akan tinggal paling lama. Jika ada tujuan khusus, seperti menghadiri acara bisnis, negara tujuan utama juga bisa ditentukan dari tujuan perjalananmu.
Kalau durasi lama tinggal di setiap negara sama dan tidak ada tujuan utama, ajukan visa ke negara yang pertama kali kamu kunjungi (entry point) [home-affairs.ec.europa.eu].
Baca juga: Apa Itu Visa Schengen & Negara Apa Saja yang Termasuk?
Apa Saja Proses Visa Schengen yang Bisa Dilakukan Online dari Rumah?
Sebagian besar persiapan visa Schengen bisa kamu lakukan dari laptop atau ponsel tanpa harus datang langsung. Mulai dari memilih negara tujuan hingga memantau status pengajuan, prosesnya bisa dilakukan secara online melalui platform visa digital dengan langkah-langkah berikut:
Memilih negara tujuan pengajuan. Sebelum mengisi data, tentukan dulu negara tempat kamu harus mengajukan visa sesuai aturan yang sudah dijelaskan sebelumnya. Jika mengajukan visa ke negara yang tidak sesuai dengan tujuan perjalananmu, proses pengajuan bisa terhambat [netherlandsworldwide.nl].
Mengisi formulir aplikasi. Kamu bisa mengisi data pribadi dan rencana perjalanan secara online. Jika menggunakan layanan agen visa, tim mereka juga bisa membantu mengisi formulir berdasarkan informasi yang kamu berikan.
Mengunggah dokumen pendukung. Siapkan dokumen yang dibutuhkan, seperti bukti tujuan perjalanan, kondisi keuangan, pemesanan akomodasi, dan asuransi perjalanan medis. Dokumen tersebut kemudian bisa kamu unggah secara online dalam bentuk file [home-affairs.ec.europa.eu]. Daftar lengkapnya ada di artikel Cara & Syarat Apply Visa Schengen Terbaru.
Pengecekan dokumen sebelum diajukan. Pengecekan dokumen dapat membantu mengurangi risiko penolakan dengan mengidentifikasi informasi yang kurang lengkap atau tidak konsisten sebelum diserahkan. Namun, keputusan akhir visa tetap berada di tangan kedutaan atau konsulat.
Cek dan booking jadwal appointment. Sebelum mengajukan visa, kamu bisa mengecek jadwal appointment yang tersedia untuk menyesuaikannya dengan rencana perjalananmu. SPUN Global menyediakan informasi jadwal appointment terdekat untuk beberapa negara Schengen yang bisa kamu cek secara gratis di website SPUN Global, bahkan sebelum berkonsultasi atau mengajukan visa.
Melacak status aplikasi. Setelah mengajukan visa, kamu bisa memantau perkembangan aplikasimu secara online tanpa harus menghubungi pihak terkait. Untuk visa Belanda, VFS Global menyediakan nomor referensi yang bisa kamu gunakan untuk mengecek status aplikasi [netherlandsworldwide.nl].
Tanggal appointment bisa kamu cek sejak awal, tetapi sebaiknya pilih jadwalnya setelah langkah 1 sampai 4 selesai. Dengan dokumen yang sudah siap, jadwal yang kamu pilih tidak perlu diubah lagi.
Baca juga: Apply Visa Schengen lewat Visa Service: Apa yang Bisa Dibantu dan Apa yang Harus Disiapkan Sendiri?
Kapan Kamu Wajib Datang Langsung ke Kedutaan Saat Mengurus Visa Schengen?
Satu tahap tetap perlu kamu hadiri sendiri: appointment biometrik di Visa Application Center (VAC). Pengajuan visa tidak selalu dilakukan langsung di kedutaan [home-affairs.ec.europa.eu]. Untuk visa Belanda di Indonesia, misalnya, kamu bisa mengajukan visa melalui VFS Global, yang merupakan mitra resmi layanan konsuler Belanda [vfsglobal.com]. Kamu bisa datang ke pusat aplikasi visa (VAC) VFS Global yang tersedia di beberapa kota, termasuk Jakarta, Bali, dan Surabaya [netherlandsworldwide.nl].
Kenapa harus datang langsung? Karena saat appointment, kamu perlu menjalani proses biometrik berupa pengambilan sidik jari dan foto. Menurut Uni Eropa, sidik jari diambil saat kamu menyerahkan aplikasi visa [home-affairs.ec.europa.eu].
VFS Global juga menyebut aplikasi tidak akan diproses tanpa data biometrik. Untuk visa Belanda, sebagai aturan umum, pemohon harus menyerahkan aplikasi visa secara langsung. Untuk anak di bawah 12 tahun, proses ini perlu didampingi oleh orang tua atau wali [vfsglobal.com].
Sebelum datang ke Visa Application Center (VAC), kamu bisa booking appointment visa secara online.
Namun, ada pengecualian untuk pengambilan sidik jari. Jika sebelumnya kamu pernah apply visa Schengen dan melakukan biometrik, sidik jarimu sudah tersimpan di Visa Information System (VIS) dari pengajuan sebelumnya dan masih bisa digunakan, kamu mungkin tidak perlu melakukan pengambilan ulang. Menurut Schengen Visa Code, sidik jari yang direkam dalam 59 bulan terakhir dapat digunakan kembali untuk aplikasi baru. Sementara itu, anak di bawah usia 12 tahun tidak diwajibkan memberikan sidik jari [eur-lex.europa.eu].
Pengecualian ini berlaku di seluruh kawasan Schengen. Namun, kamu atau layanan visa yang membantumu sebaiknya mengecek kelayakan ini ke Kedutaan Besar negara Schengen tujuan. VIS memungkinkan negara Schengen bertukar data visa, termasuk data biometrik, jadi datamu mungkin sudah tercatat dari aplikasi sebelumnya [home-affairs.ec.europa.eu]. VFS Global menyebut petugas VAC tidak bisa memastikan hal itu, jadi kamu bisa diminta datang lagi untuk merekam sidik jari.
Untuk visa Belanda, aplikasi bisa diserahkan orang lain jika kamu memenuhi tiga syarat. Kamu berusia 12 tahun ke atas, pernah mengajukan visa Schengen secara langsung dalam 59 bulan terakhir, dan sidik jarimu diambil saat itu. Anak di bawah 12 tahun tetap harus hadir saat appointment [vfsglobal.com]. Ketentuan ini bisa berubah, jadi cek halaman VFS Global sebelum appointment.
Bagaimana Cara Apply Visa Schengen Online lewat SPUN Global?
SPUN Global adalah platform visa digital yang membantu tahap-tahap online di atas, sekaligus menjadwalkan appointment-mu. Untuk visa turis Schengen, prosesnya seperti ini:
Buat akun atau login di SPUN Global.
Buka halaman produk visa Schengen untuk negara tujuan aplikasimu, misalnya Belanda atau Prancis.
Lakukan pembayaran online lewat metode pembayaran yang didukung SPUN Global.
Isi data pribadi dan rencana perjalanan, lalu unggah dokumenmu. Dokumen diperiksa dengan bantuan AI dan tim visa expert SPUN Global sebelum aplikasi diajukan [spun.global].
Tim SPUN Global mengisi formulir aplikasi, memproses pengajuan, dan melakukan booking appointment. Sebelum jadwal di booking, tim SPUN Global mengonfirmasi dulu bahwa kamu bisa hadir pada jadwal yang diusulkan.
Datang ke appointment biometrik. Tim SPUN Global menjelaskan apa yang perlu dibawa dan mendampingimu secara langsung saat appointment [spun.global].
Pantau status aplikasi lewat akun SPUN Global sampai hasilnya selesai. Setelah visa approved, paspor dan visa bisa diambil di kantor operasional SPUN Global atau dikirim lewat kurir.
Mengajukan sendiri atau lewat layanan visa, kamu tetap bertanggung jawab mematuhi masa berlaku visa, batas masa tinggal, dan ketentuan visa lainnya. Sebelum membeli, sebaiknya konsultasikan dulu dengan tim SPUN Global untuk memastikan visa yang kamu pilih sesuai dengan kondisi dan rencana perjalananmu.
Cek tanggal appointment terdekat dan mulai pengajuanmu di halaman Visa Schengen SPUN Global.
Kesalahan yang Bisa Menghambat Proses Pengajuan Online
Proses apply visa Schengen bisa molor karena hal-hal kecil. Berikut beberapa yang sering terjadi:
Salah memilih negara tujuan aplikasi. Aplikasi ke negara yang bukan tujuan utamamu bisa ditolak, jadi cek lagi aturan negara tujuan sebelum mulai.
Mengunggah dokumen dengan format atau kualitas yang kurang jelas. File yang buram atau terpotong bisa membuat dokumen perlu diunggah ulang sebelum pengecekan selesai.
Apply terlalu mepet dengan keberangkatan. Aplikasi bisa diajukan paling cepat 6 bulan sebelum perjalanan dan, sebagai aturan umum, paling lambat 15 hari kalender sebelumnya [eur-lex.europa.eu]. Karena ketersediaan appointment dapat terbatas, mulai lebih awal memberimu ruang lebih banyak.
Lupa bahwa paspor ditahan selama proses. Setelah aplikasi diajukan, paspor baru kembali ke tanganmu ketika proses visa selesai [spun.global]. Hindari merencanakan perjalanan lain yang memerlukan paspor di periode itu.
Menunda jadwal appointment. Semakin lama ditunda, semakin sedikit waktu yang tersedia untuk menunggu hasil. Untuk visa Belanda, jika kamu melewatkan appointment, appointment baru hanya bisa dibooking 24 jam setelah jadwal awal [vfsglobal.com].
Karena itu, sebaiknya mulai menyiapkan dokumen begitu tanggal perjalananmu sudah pasti.
Baca juga: Visa Schengen Ditolak? Ini 9 Alasan Umum & Solusinya
Siapkan Visa Schengen-mu lewat SPUN Global
Sebagian besar proses visa Schengen online bisa kamu kerjakan dari rumah, dan SPUN Global membantu dari pengecekan dokumen sampai appointment. Kamu bisa mulai dari halaman Schengen Netherlands Tourist Visa atau Schengen France Tourist Visa.
Belum menentukan negara atau tanggal? Cek dulu tanggal appointment terdekat untuk beberapa negara Schengen secara gratis sebelum apply.
Layanan visa turis Schengen di SPUN Global sudah termasuk Asistensi Flight Booking dan Asistensi Hotel Booking untuk keperluan pengajuan visa. Kamu juga bisa menambahkan Travel Insurance Basic (Schengen Only), karena asuransi perjalanan medis termasuk dokumen yang diminta untuk visa Schengen.
FAQ
Apakah seluruh proses visa Schengen bisa diurus online?
Tidak. Data, dokumen, pengecekan dokumen, booking appointment, dan pelacakan status bisa diurus online. Appointment biometrik di Visa Application Center tetap perlu kamu hadiri sendiri, kecuali kedutaan menyatakan kamu memenuhi syarat pengecualian.
Apakah agen visa Schengen yang terpercaya bisa menjamin visa disetujui?
Tidak. Layanan visa dapat membantu memeriksa dokumen dan informasi dalam aplikasi sebelum diserahkan, tetapi keputusan akhir tetap berada di tangan kedutaan atau konsulat. Layanan yang bisa dipercaya biasanya mencantumkan identitas usaha dan kontak yang jelas, serta terbuka soal tahap yang tetap harus kamu hadiri sendiri.
Kalau pernah memberikan sidik jari untuk visa Schengen, apakah perlu datang lagi ke VAC?
Tidak selalu. Kalau sidik jarimu direkam kurang dari 59 bulan sebelumnya, data itu dapat disalin dari VIS ke aplikasi baru. Namun, kedutaan yang menentukan, jadi cek dulu kelayakannya ke Kedutaan Besar negara Schengen tujuan sebelum appointment.
Apakah paspor bisa dibawa pulang selama visa diproses?
Tidak. Paspor diserahkan bersama dokumen saat appointment dan baru kembali ke tanganmu setelah proses visa selesai. Untuk visa Belanda, kamu bisa memilih mengambil paspor sendiri atau memintanya dikirim.
Apakah jadwal appointment bisa dicek sebelum membeli layanan?
Ya. Di halaman Visa Schengen SPUN Global, kamu bisa melihat tanggal appointment terdekat untuk beberapa negara Schengen secara gratis. Pengecekan ini bisa dilakukan sebelum apply visa atau booking konsultasi.
Tentang SPUN Global
SPUN Global adalah platform visa online yang membantu proses aplikasi visa untuk berbagai destinasi dan tujuan perjalanan, termasuk visa Schengen. SPUN Global dioperasikan oleh PT Solutopia Untuk Nusantara serta terdaftar dan memiliki perizinan yang relevan di Indonesia. Platform ini menggabungkan pengecekan dokumen berbasis AI dengan dukungan tim visa expert.
Referensi
Applying for a Schengen visa (home-affairs.ec.europa.eu)
Regulation (EC) No 810/2009 (Visa Code), consolidated version (eur-lex.europa.eu)
Visa Information System (VIS) (home-affairs.ec.europa.eu)
Applying for a Schengen visa for the Netherlands in Indonesia (netherlandsworldwide.nl)
For which country do I need to apply for a visa? (netherlandsworldwide.nl)
VFS Global, Netherlands Visa Application Centre in Indonesia (visa.vfsglobal.com)
What happens at the Visa Application Centre (visa.vfsglobal.com)
Schengen Netherlands Tourist Visa (spun.global)
Schengen France Tourist Visa (spun.global)
Visa Schengen (spun.global)