Menjelajahi 24 Kota Tuan Rumah F1 Musim 2026: Jadwal & Panduan Perjalanan Lengkap dari Sirkuit ke Sirkuit
Musim Formula 1 atau populer dengan sebutan F1 selalu membawa sensasi tersendiri, tapi F1 2026 terasa berbeda. Bukan hanya karena perubahan regulasi besar yang akan mengubah gaya balap, tetapi juga karena 24 kota tuan rumah grand prix F1 spektakuler di musim 2026, dari Melbourne hingga Abu Dhabi.
Jika kamu tertarik merasakan adrenalin dari race F1 musim ini, menyaksikan langsung di sirkuit grand prix F1 tentu jadi cara seru untuk menikmatinya. Tak cuma berpindah dari satu balapan ke balapan lain, berbagai destinasi kota tuan rumah F1 musim 2026 ini juga membuka pintu ke budaya, kuliner, hingga pengalaman lokal benar-benar berbeda.
Baca juga: Panduan Menjelajahi Tuan Rumah Asian Games 2026: Aichi-Nagoya, Jepang
Jadwal Lengkap & Sirkuit F1 Musim 2026
1. Sirkuit Albert Park, Melbourne - Grand Prix Australia (8 Maret)
Sirkuit Albert Park, Melbourne - Grand Prix Australia | Sumber gambar: Wikimedia
Musim dimulai di Sirkuit Albert Park, Melbourne, salah satu kota tuan rumah F1 2026 dengan atmosfer festival paling meriah. Track semi-permanent ini menawarkan kecepatan tinggi di tengah taman kota nan rindang.
Melbourne terkenal ramah turis, dan Maret adalah waktu terbaik untuk menikmati cuaca hangat. Jika kamu berencana mengunjungi Australia, pastikan kamu sudah mengurus visa Australia, dan prosesnya kini jauh lebih mudah karena 100% online, jadi bisa kamu lakukan dari rumah saja kalau kamu mengajukannya lewat SPUN.
2. Sirkuit Internasional Shanghai, Shanghai - Grand Prix Tiongkok (15 Maret)
Dibuka pada 2004 dan dirancang oleh Hermann Tilke, Sirkuit Internasional Shanghai dikenal sebagai salah satu sirkuit F1 paling futuristik dalam kalender F1. Tikungan spiral di sektor pertama adalah ikon yang menuntut presisi tinggi, sementara straight sepanjang 1,17 km menjadikannya salah satu jalur lurus terpanjang di F1.
Kota tuan rumah F1 musim 2026 ini menawarkan perpaduan energi kota modern serta sentuhan kuat tradisi Tiongkok. Setelah nonton race, kamu bisa menjelajahi Bund, naik kapal di Sungai Huangpu, atau mengunjungi Yu Garden. Kota ini cocok jika kamu ingin merasakan kontras kehidupan urban futuristik hingga budaya klasik dalam satu perjalanan.
Untuk bisa menonton balakan langsung di sirkuit F1 musim 2026 satu ini, pastikan ajukan visa turis China lewat platform SPUN dulu, ya, Lebih praktis karena kamu tak perlu repot untuk datang ke kedutaan untuk proses pengajuan karena semua prosesnya bisa diwakilkan oleh tim ‘visa expert’ SPUN.
3. Sirkuit Suzuka, Jepang - Grand Prix Jepang (29 Maret)
Sirkuit Suzuka, Jepang - Grand Prix Jepang | Sumber gambar: Wikimedia
Sirkuit Suzuka berlokasi di Prefektur Mie (sekitar 4 jam perjalanan menggunakan kereta dari Tokyo), dibangun pada 1962 sebagai track tes Honda dan menjadi satu-satunya sirkuit F1 musim 2026 yang berbentuk angka delapan. Layout-nya dianggap salah satu sirkuit paling menantang dan paling pure-racing, dengan tikungan seperti 130R hingga Esses yang jadi favorit pembalap. Tuan rumah F1 2026 ini juga sering jadi lokasi drama kejuaraan dunia, menjadikannya salah satu sirkuit bersejarah dalam kalender F1 tahun ini.
Setelah race, kamu juga bisa mengunjungi taman hiburan Suzuka Circuit Park atau melakukan perjalanan ke Ise Grand Shrine, salah satu kuil Shinto paling penting di Jepang. Untuk perjalanan ke Jepang, kamu bisa ajukan Visa Waiver Jepang (jika sudah memiliki e-paspor) lewat SPUN agar prosesnya lebih praktis.
4. Sirkuit Internasional Bahrain, Sakhir - Grand Prix Bahrain (12 April)
Dikenal sebagai salah satu pelopor balapan malam di Timur Tengah, Bahrain International Circuit menawarkan layout dengan karakter stop-and-go, perfect untuk adu late braking. Lampu-lampu raksasa membuat trek tampak dramatis serta kondisi suhu stabil di malam hari memberikan pengalaman balapan lebih intens di sirkuit F1 ini.
Sakhir sendiri berada di area gurun nan tenang, namun hanya berkendara pendek menuju Manama yang modern. Kamu bisa mengunjungi Manama Souq, Bahrain Fort, atau sekadar menikmati beach club eksklusif. Apply visa Bahrain lewat SPUN untuk solusi praktis pengajuan visa 100% online tanpa perlu keluar rumah agar bisa berkunjung ke tuan rumah F1 musim 2026 ini.
5. Sirkuit Corniche Jeddah, Arab Saudi - Grand Prix Arab Saudi (19 April)
Jeddah Corniche Circuit adalah salah satu street circuit tercepat di dunia, dengan kombinasi tikungan flowing berkecepatan tinggi dan pemandangan spektakuler dari tepi Laut Merah. Layout dari sirkuit F1 musim 2026 ini panjang, teknikal, serta menuntut fokus sepanjang 50 putaran lebih. Balapan malam di sini selalu dipenuhi tensi tinggi.
Sebagai tuan rumah F1 2026, Jeddah adalah kota pesisir dengan vibe jauh lebih santai dibanding Riyadh. Setelah menonton balapan, kamu bisa mengeksplor Al-Balad (kota tua UNESCO), Corniche yang luas, atau mencicipi seafood segar di pinggir laut.
Jika kamu berencana berkunjung ke Arab Saudi, salah satu alternatif adalah mengajukan Visa on Arrival (VoA) setibanya di bandara internasional Arab Saudi, asalkan kamu sudah memiliki visa aktif Amerika Serikat (US), Schengen, atau Inggris (UK) sebagai salah satu persyaratannya.
Baca juga: Panduan Kota Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Dari Mexico City hingga New York
6. Miami International Autodrome, Miami - Grand Prix Miami (3 Mei)
Menjadi salah satu venue terbaru dalam kalender F1 2026, Miami International Autodrome dibangun mengelilingi Hard Rock Stadium. Layout-nya punya kombinasi lurusan cepat, sektor teknis, dan tikungan 14-16 yang sangat tricky. Miami dikenal dengan balapan yang penuh warna serta atmosfer khas festival.
Miami adalah kota yang hidup sepanjang hari. Kamu bisa menikmati pantai South Beach, kawasan district Wynwood penuh hiasan mural, atau mencoba kuliner Kuba di Little Havana. Jika kamu mencari kombinasi F1 dan liburan tropis, Miami adalah pilihan ideal.
Jangan lupa untuk ajukan visa B1/B2 Amerika Serikat jika kamu ingin menyaksikan serunya F1 2026 langsung di Miami.
7. Sirkuit Gilles Villeneuve, Montreal - Grand Prix Kanada (24 Mei)
Sirkuit Gilles Villeneuve, Montreal - Grand Prix Kanada I Sumber gambar: Wikimedia
Terletak di Pulau Notre Dame, Gilles Villeneuve Circuit adalah trek semi-permanent yang terkenal karena kombinasi chicane cepat dan dinding legendaris “Wall of Champions.” Layout-nya cepat, teknikal, serta sering menghadirkan perubahan cuaca yang membuat strategi jadi krusial.
Tuan rumah F1 2026 ini merupakan kota yang menggabungkan nuansa Eropa dan Amerika Utara. Setelah race, kamu bisa berjalan di Old Montreal, mencicipi smoked meat sandwich khas kota ini, Kota ini juga dikenal sangat nyaman bagi pejalan kaki. Untuk urusan visa turis ke Kanada, serahkan tim ‘visa expert’ SPUN untuk pengajuannya.
8. Sirkuit Monako, Monako - Grand Prix Monako (7 Juni)
Sirkuit Monako adalah simbol kemewahan dalam balapan F1 tahun 2026. Street circuit ini sangat sempit, penuh elevation change, hingga melewati ikon seperti terowongan Monako serta Port Hercules. Balapan di sirkuit F1 2026 ini bukan soal overtake, melainkan ketepatan serta konsentrasi. Banyak momen legendaris dalam sejarah F1 terjadi di Monako.
Soal hiburan lainnya, Monako banyak aktivitas eksklusif, mulai dari pelabuhan yacht megah hingga kasino Monte Carlo. Buat penggemar F1, suasana race week di Monako adalah pengalaman yang wajib dicoba setidaknya sekali seumur hidup. Untuk mengunjungi sirkuit F1 2026 ini, kamu membutuhkan visa Schengen yang praktis kamu ajukan melalui SPUN agar perjalananmu lebih lancar.
9. Sirkuit Barcelona-Catalunya, Montmeló - Grand Prix Barcelona-Catalunya (14 Juni)
Sirkuit Barcelona-Catalunya, Montmeló - Grand Prix Barcelona-Catalunya | Sumber gambar: Wikimedia
Tuan rumah F1 2026 selanjutnya ini masih bisa dikunjungi dengan visa Schengen, tepatnya di Katalonia, Spanyol. Sirkuit Barcelona-Catalunya merupakan salah satu trek paling seimbang di kalender F1. Dengan kombinasi tikungan cepat seperti Turn 3, sektor teknikal berkelok, serta lintasan abrasif, sirkuit F1 ini sering menjadi acuan penting bagi pengembangan mobil setiap musim. Angin kencang hingga temperatur berubah-ubah juga sering menjadi tantangan tersendiri bagi para pembalap.
Montmeló hanya berjarak kurang dari satu jam dari pusat Barcelona, kota yang selalu hidup dari pagi hingga larut malam. Setelah menonton balapan, kamu bisa mengeksplor Sagrada Familia, berjalan santai di La Rambla, menikmati pantai Barceloneta, atau mencoba tapas lokal nan lezat.
Baca juga: Negara di Eropa yang Tidak Bisa Dikunjungi dengan Visa Schengen (Membutuhkan Visa Khusus)
10. Red Bull Ring, Spielberg - Grand Prix Austria (28 Juni)
Masih berada di zona Schengen, grand prix F1 selanjutnya adalah Grand Prix Austria. Dikenal sebagai trek pendek namun sangat cepat, Red Bull Ring menawarkan elevation change besar yang membuat balapan terasa dinamis. Tikungan seperti Remus dan Schlossgold jadi titik overtake favorit, sementara suasana pedesaan nan hijau menjadi pemandangan khas dari sirkuit F1 satu ini.
Terletak di kawasan pegunungan Alpen, tuan rumah F1 muism 2026, Spielberg, menawarkan udara sejuk serta pemandangan alam spektakuler. Setelah race, kamu bisa trekking, bersepeda, atau mengunjungi danau-danau jernih di sekitar Styria. Kota ini cocok buat kamu yang ingin menikmati kombinasi motorsport dan wisata alam.
11. Sirkuit Silverstone, Inggris - Grand Prix Inggris (5 Juli)
Sirkuit Silverstone, Inggris - Grand Prix Inggris | Sumber gambar: Wikimedia
Sebagai tempat kelahiran Grand Prix modern, Sirkuit Silverstone adalah ikon motorsport global. Trek ini terkenal dengan rangkaian tikungan cepat Maggotts-Becketts-Chapel yang menantang serta menjadi tolok ukur downforce mobil F1. Suara crowd di sirkuit F1 Silverstone yang selalu penuh membuat atmosfer race week sangat intens.
Silverstone sendiri berada di antara London dan Birmingham, jadi kamu bisa memperluas perjalanan ke kota-kota besar tersebut. Inggris menawarkan banyak aktivitas, mulai dari mengunjungi museum sejarah, kastil tua, hingga menikmati kuliner pub tradisional. Jangan lupa, cuaca Inggris sulit ditebak, jadi siapkan jaket waterproof. Untuk perjalanan ke Inggris, SPUN siap membantu proses pengajuan visa turis ke Inggris dengan mudah.
12. Sirkuit Spa-Francorchamps, Stavelot - Grand Prix Belgia (19 Juli)
Banyak penggemar menilai Spa-Francorchamps sebagai sirkuit F1 terbaik di dunia. Elevation change yang besar, tikungan legendaris Eau Rouge-Raidillon, serta lintasan panjang, menjadikannya salah satu ujian terbesar bagi pembalap. Trek ini memang dirancang tak cuma untuk kecepatan tapi juga keberanian.
Stavelot adalah kota kecil dikelilingi hutan lebat serta suasana pedesaan Eropa nan sejuk. Kamu bisa mengunjungi Spa, kota pemandian air panas menenangkan, atau menjelajahi Liege dan Brussels yang tidak terlalu jauh. Belgia juga terkenal dengan cokelat, waffle, hingga bir khasnya. Untuk mengunjungi tuan rumah F1 musim 2026 ini, diperlukan Visa Schengen yang dapat kamu ajukan lewat SPUN agar lebih efisien.
Baca juga: Mudah Mana? Perbandingan Visa Schengen vs Visa Asia untuk Traveler Indonesia
13. Hungaroring, Mogyoród - Grand Prix Hungaria (26 Juli)
Hungaroring dikenal sebagai trek teknikal yang sempit dan berkelok, layaknya versi permanen dari street circuit. Overtaking sangat sulit, sehingga strategi, tyre management, serta qualifying menjadi penentu utama. Banyak balapan historis terjadi di sini karena sifatnya unpredictable.
Mogyoród hanya 30 menit dari Budapest, salah satu kota tercantik di Eropa Timur. Setelah menyaksikan balapan, kamu bisa menikmati pemandian air panas Széchenyi, menyusuri Buda Castle, atau menikmati sunset di tepi Sungai Danube. Karena masih berada di zona Schengen, tuan rumah F1 2026 satu ini juga bisa dikunjungi dengan visa Schengen.
14. Sirkuit Zandvoort, Zandvoort - Grand Prix Belanda (23 Agustus)
Sirkuit Zandvoort, Zandvoort - Grand Prix Belanda | Sumber gambar: Wikimedia
Zandvoort kembali masuk ke dalam kalender F1 dengan modernisasi besar, termasuk double banking di tikungan Hugenholtz dan Arie Luyendyk. Sirkuit F1 musim 2026 satu ini menantang dengan layout bergelombang hingga atmosfer super meriah berkat lautan fans oranye pendukung Max Verstappen.
Zandvoort berada tepat di tepi laut, membuatnya ideal untuk liburan musim panas. Kamu bisa menikmati pantai, restoran tepi pasir, atau mengunjungi Haarlem dan Amsterdam yang sangat dekat. Suasananya santai serta cocok jika kamu ingin menggabungkan F1 dengan liburan pantai. Proses visa Schengen untuk ke Belanda juga bisa kamu urus secara praktis via SPUN.
15. Autodromo Nazionale di Monza, Monza - Grand Prix Italia (6 September)
Dijuluki ‘Temple of Speed’, Monza adalah salah satu venue paling bersejarah di dunia F1. Trek lurus panjang membuat kecepatan puncak mencapai level ekstrem, sementara tikungan seperti Lesmo, Ascari, serta Parabolica menjadi ujian teknis bagi pembalap. Sirkuit F1 musim 2026 ini sering dipadati tifosi Ferrari yang menghadirkan atmosfer luar biasa.
Monza berada tak jauh dari Milan, kota mode dan kuliner. Selain menikmati race week yang selalu penuh warna merah, kamu bisa berbelanja di pusat kota Milan, mengunjungi Duomo, atau menikmati gelato Italia bercita rasa autentik. Tak perlu khawatir urusan visa karena SPUN siap membantu untuk urusan visa Schengen ke Italia tanpa ribet.
16. Madring, Madrid - Grand Prix Spanyol (13 September)
Madring adalah sirkuit baru dalam kalender F1 2026. Trek ini dirancang modern dengan kombinasi high-speed section dan tikungan teknikal yang menuntut keseimbangan mobil. Sebagai venue F1 baru, banyak penggemar penasaran bagaimana karakter race di sini akan berkembang.
Madrid sudah lama dikenal sebagai kota penuh energi, seni, dan kuliner. Kamu bisa mengunjungi Museo del Prado, Royal Palace, atau menikmati churros hangat di San Ginés. Kota ini juga nyaman untuk wisata malam berkat atmosfer lively-nya. Untuk masuk ke Spanyol, wisatawan juga dapat menggunakan visa Schengen, jadi kamu bisa rencanakan nonton langsung F1 di Belanda, Italia, sekaligus Spanyol karena jadwal race-nya cukup berdekatan.
Baca juga: 4 Destinasi Negara Bebas Visa di Eropa Alias Gak Perlu Visa Schengen
17. Sirkuit Kota Baku, Baku - Grand Prix Azerbaijan (26 September)
Baku City Circuit adalah street circuit yang dikenal ekstrem karena perpaduan lurusan super panjang yang memungkinkan top speed brutal dan sektor sempit berkelok di dalam old town. Kombinasi ini membuat balapan di sirkuit F1 musim 2026 ini sangat unpredictable, sering menghadirkan insiden, safety car, hingga perubahan posisi dramatis di akhir lap.
Baku memadukan gedung-gedung modern dengan benteng tua dalam satu skyline unik. Setelah menonton race, kamu bisa eksplor Old City, Flame Towers, atau menikmati makanan khas Azerbaijan.
Kabar baiknya, bagi pemegang paspor Indonesia, kamu bisa ajukan Visa on Arrival setibanya di Bandara Internasional di Azerbaijan untuk bisa menyaksikan serunya race F1 di Sirkuit Kota Baku.
18. Sirkuit Marina Bay, Singapura - Grand Prix Singapura (11 Oktober)
Marina Bay Street Circuit adalah pelopor balapan malam pertama dalam sejarah F1. Trek ini terkenal menguras fisik pembalap karena kombinasi tikungan teknikal, temperatur panas, hingga kelembaban tinggi. Lampu-lampu kota yang memantul di aspal membuat suasana balapan di sirkuit F1 ini selalu terasa spektakuler.
Tuan rumah balapan F1 musim 2026 ini tak cuma dekat dari Indonesia tapi juga termasuk negara yang bisa dikunjungi tanpa visa bagi pemegang paspor Indonesia. Kota ini terkenal bersih, aman, serta penuh destinasi menarik seperti Marina Bay Sands, Gardens by the Bay, hingga pusat kuliner hawker legendaris.
19. Circuit of the Americas, Austin - Grand Prix Amerika Serikat (25 Oktober)
Circuit of the Americas, Austin - Grand Prix Amerika Serikat | Sumber gambar: Wikimedia
COTA adalah sirkuit F1 modern yang menggabungkan elemen terbaik dari banyak trek dunia, mulai dari S-curve ala Suzuka hingga hairpin dan elevasi ekstrem. Bagian uphill menuju Tikungan 1 adalah salah satu pemandangan paling ikonik di kalender. Balapannya biasanya agresif sekaligus kompetitif.
Austin dikenal sebagai “Live Music Capital of the World”. Setelah race, kamu bisa menikmati musik jazz/blues di bar lokal serta mencicipi BBQ khas Texas yang terkenal juicy dan smoky.
Baca juga: 10 Stadion Sepak Bola Terbesar di Dunia: Arena Megah yang Wajib Kamu Kunjungi
20. Autódromo Hermanos Rodríguez, Kota Meksiko - Grand Prix Meksiko (1 November)
Terletak di ketinggian sekitar 2.200 meter di atas permukaan laut, sirkuit F1 selanjutnya ini membuat mesin dan aerodinamika mobil bekerja lebih keras dari biasanya. Bagian stadion, Foro Sol, menjadi salah satu area paling meriah dengan sorakan penonton yang menggema.
Kota Meksiko sendiri punya perpaduan budaya Aztec, museum kelas dunia, street food seperti taco al pastor, hingga suasana kota besar nan hidup. Untuk mengunjungi tuan rumah balapan F1 ini, pastikan ajukan visa turis Mexico dengan mudah di platform SPUN. Namun, jika kamu sudah memiliki visa B1/B2 Amerika Serikat (US) yang masih aktif, kamu bisa masuk ke Meksiko tanpa perlu mengajukan visa tambahan lagi.
21. Autódromo José Carlos Pace, São Paulo - Grand Prix Sao Paulo (8 November)
Autódromo José Carlos Pace, São Paulo - Grand Prix Sao Paulo | Sumber gambar: Wikimedia
Interlagos adalah salah satu sirkuit F1 dengan layout paling dinamis dengan elevasi bergelombang, tikungan cepat, dan area overtaking yang besar. Banyak momen bersejarah F1 terjadi di sini, termasuk perebutan gelar dramatis di tikungan terakhir. Balapannya hampir selalu intens serta sulit diprediksi.
São Paulo sendiri merupakan kota terbesar di Brasil, penuh kehidupan, street art, dan budaya Latin nan vibran. Kamu juga bisa mencicipi churrascaria atau menikmati suasana Avenida Paulista.
Jika kamu berencana untuk menyaksikan langsung race F1 tapi nggak mau repot mengurus visa, Grand Prix Sao Paulo bisa jadi salah satu destinasimu karena Brazil termasuk negara yang bisa dikunjungi tanpa visa bagi WNI.
Baca juga: 10 Destinasi Museum Terbesar di Dunia yang Wajib Kamu Kunjungi
22. Sirkuit Las Vegas Strip, Paradise - Grand Prix Las Vegas (21 November)
Balapan malam di tengah Las Vegas Strip membuat sirkuit F1 ini menjadi salah satu highlight terbesar kalender F1 modern. Mobil melaju di antara hotel, kasino, dan lampu neon, menciptakan pengalaman visual spektakuler. Lurusannya panjang serta kecepatannya tinggi, sehingga aksi slipstream dan late braking sangat sering terjadi.
Las Vegas tidak pernah tidur. Kamu bisa menikmati pertunjukan kelas dunia, kasino ikonik, atau kuliner bintang Michelin sebelum atau sesudah race. Tak sabar kunjungi tuan rumah F1 musim 2026 ini? Langsung saja buka platform SPUN untuk ajukan dulu visa ke Amerika Serikat.
23. Sirkuit Internasional Lusail, Lusail - Grand Prix Qatar (29 November)
Lusail adalah sirkuit modern dengan balapan malam yang memiliki aura elegan dan futuristik. Trek ini memiliki kombinasi kecepatan tinggi hingga tikungan flowing yang membuat ritme balapan terasa halus tapi menantang.
Lusail dan Doha menawarkan arsitektur modern, mall megah, hingga marina futuristik. Menariknya lagi, Qatar membebaskan visa untuk kunjungan maksimal 30 hari bagi pemegang paspor Indonesia.
24. Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi - Grand Prix Abu Dhabi (6 Desember)
Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi - Grand Prix Abu Dhabi | Sumber gambar: Wikimedia
Balapan penutup musim selalu berlangsung di Yas Marina. Sunset race yang berubah menjadi night race menciptakan transisi visual memukau. Sirkuit F1 ini terkenal dengan momen bersejarah F1, terutama karena layout-nya memungkinkan duel hingga lap terakhir, terutama setelah renovasi beberapa tahun lalu.
Abu Dhabi sendiri penuh atraksi modern, mulai dari Yas Island, Warner Bros World, kemegahan masjid Sheikh Zayed, dan tentunya Ferrari World. Cocok untuk liburan keluarga sekaligus menutup musim F1 dengan pengalaman premium.
Untuk masuk ke Uni Emirat Arab, kamu juga dapat mengajukan visa UAE secara online melalui platform SPUN untuk proses persiapan perjalanan ke Grand Prix Abu Dhabi lebih praktis dan terencana.
Siap Menjelajahi Semua Kota Tuan Rumah F1 2026?
Kota tuan rumah F1 musim 2026 bukan cuma daftar balapan, tapi perjalanan global yang membawamu dari kota pantai, gurun, pegunungan, hingga pusat kota modern.
Kalau kamu benar-benar berniat mengikuti beberapa race, ingat bahwa urusan visa sering kali memakan waktu dan energi. Kamu bisa mempercepat proses itu dengan mengajukannya lewat SPUN, platform pengajuan visa kemanapun tujuanmu. Dengan persiapan tepat, kamu bisa menikmati setiap sirkuit, setiap kota tuan rumah, dan setiap momen dalam F1 musim 2026 tanpa hambatan.
Untuk informasi lebih lengkap, termasuk pembelian tiket F1 2026, kamu bisa mengunjungi situs resmi F1.